August 1, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tidak Harus di Sawah, Bawang Merah Bisa Ditanam di Polybag Dengan Lebih Mudah

2 min read
Bertanam bawang merah di polybag (Foto Istimewa)

Bertanam bawang merah di polybag (Foto Istimewa)

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

ApakabarOnline.com – Bercocok tanam, selalu identik dengan lahan. Namun, seiring dengan semakin majunya dunia pertanian, budidaya tanaman tidak selalu memerlukan lahan garapan yang luas.

Berbagai alternatif media tanam telah ditemukan dan dipopulerkan. Salah satunya adalah polybag.

Bertani bawang, yang biasanya dilakukan di areal persawahan, kini bisa juga dilakukan di polybag. Cara ini tentu membuat mereka yang tidak memiliki lahan persawahan menjadi memiliki kesempatan untuk menjadi petani bawang merah.

 

Caranya ?

 

  1. Siapkan polibag dan media tanam ukuran 25 cm. Masukkan media tanam ke dalam polibag. Media tanam yang digunakan adalah campuran tanah, sekam, pupuk kandang, dan arang kayu dengan perbandingan 2:1:1:1. Setelah polibag diisi dengan media tanam, berikan pupuk TSP secukupnya untuk merangsang pertumbuhan akar, kira-kira 15-20 granular pupuk TSP. Setelah diberi pupuk TSP, siram media tanam di polibag tersebut sampai basah.
  2. Untuk menanam bawang merah, sebaiknya memilih benih bawang merah yang memiliki umur simpan 2-3 bulan. Sebelum melakukan penanaman, potong terlebih dahulu umbi bawang merah 1/3 bagian ujungnya. Jadi, bagian atas bawang merah disingkirkan dan gunakan bagian bawahnya saja, (tujuan pemotongan ini berfungsi agar mempercepat pertumbuhan). Setelah bawang merah dipotong, tanam ke dalam media tanam. Satu polibag berukuran 25 cm dapat ditanami 2 umbi bawang merah. Tanam di bagian tengah media tanam, setelah potongan bawang merah ditanam ke dalam media tanam, diamkan sampai 8 hari hingga muncul kecambah. Penyiraman biasanya dilakukan satu-dua kali sehari pada pagi dan sore hari tergantung kebutuhan. Letakkan polibag berisi bawang merah di tempat yang terbuka yang mendapatkan pancaran sinar matahari yang utuh. Penempatan tanaman bawang merah di polibag di tempat teduh atau kurang sinar matahari membuat pertumbuhannya kurang bagus.
  3. Dalam proses penyiraman tanaman, sebaiknya menyiramkan air secukupnya. Jangan siram tanaman bawang merah dengan volume air yang banyak, karena hal tersebut bisa mengakibatkan pembusukan. Disarankan penyiraman dilakukan sejak tanam sampai seminggu menjelang panen.
  4. Untuk pemupukan, cukup berikan pupuk saat tanaman bawang merah baru berusia 15 hari. Berikan pupuk kandang atau pupuk organik. Penyiangan gulma atau rumput-rumputan dilakukan secara manual pada umur 2 dan 4 minggu setelah tanam.
  5. Untuk mencegah terjadinya serangan hama, gunakan likat kuning yang bisa dibuat dari botol plastik berwarna kuning yang dibaluti lem tikus, atau mencegahnya dengan menanam bunga berwarna kuning atau merah disekitarnya. Pengendalian OPT juga bisa dilakukan secara manual dengan membuang telur ulat yang menempel pada daun atau menggunakan biopestisida yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti serei wangi, lengkuas, kulit bawang, nimba, dsb.
  6. Bawang merah dapat dipanen pada usia sekitar 60 hari setelah tanam. Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut.

 

Melihat langkah-langkah penanaman bawang merah dalam polibag, tentunya sangat mudah dilakukan. Namun selain menggunakan media pot dan polibag, kita juga bisa menanam bawang merah secara hidroponik. Mudah bukan ? Selamat bercocok tanam. []

Advertisement
Advertisement