Tiga Hari Pulang Dari Hong Kong, PMI Asal Pringkuku Pacitan Berstatus ODP (Orang Dalam Pengawasan) Satgas Corona

Prime Banner

PACITAN – Pekerja migran kembali menjadi sorotan, semenjak muncul wabah corona di negara penempatan pekerja migran, siapapun yang baru datang dari negara-negara tersebut di pandang memiliki resiko tinggi untuk tertular virus yang oleh WHO dibakukan namanya sebagai COVID-19.

Seperti yang terjadi di Pacitan, seorang PMI Hong Kong asal  Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Pacitan Jawa Timur, hari ini di rawat di ruang isolasi RSUD dr Darsono Pacitan lantaran memiliki gejala mirip dengan gejala terinfeksi corona.

Dijelaskan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan Hendra Purwaka, PMI tersebut pulang dari Hong Kong tiga hari yang lalu (10/03/2020), kemudian mengalami sakit dengan gejala mirip corona beberapa saat sesampai di rumah.

“Saat ini masih dilakukan observasi. Jadi belum ada kejelasan apakah pasien tersebut suspect Covid-19 ataukah tidak,” kata Hendra.

Hendra menegaskan, kalau dalam observasi nanti ditemukan pneumonia yang mengarah ke coronavirus, pihak RSUD akan segera merujuk pasien tersebut ke rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk, yakni RSUD dr Soedono Madiun.

“Saat ini pasien masih dirawat di ruang isolasi RSUD dr Darsono Pacitan. Rencananya memang akan dirujuk, tapi saat ini masih diobservasi,” terangnya.

Terkait hal ini, ia mengimbau masyarakat tidak terlalu panik. Hendra menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan juga rumah sakit dr Soetomo Surabaya. “Kalau hasilnya positif segera kita rujuk ke Madiun,” tegasnya.

Sebab, saat ini di RSUD dr Darsono Pacitan memang belum memiliki peralatan untuk penanganan coronavirus. “Ruang isolasi dan tim medis yang sudah kita siapkan. Untuk peralatan safety coronavirus memang belum ada,” pungkasnya. []

You may also like...