March 11, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tiga PMI Hilang di Selat Hormuz, Kini Dalam Pencarian

2 min read

JAKARTA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) terus berkoordinasi mencari tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi awak kapal dan hilang di Selat Hormuz.

“Ada tiga WNI yang masih proses pencarian, ya, di kapal yang pekerjanya ada orang Indonesia, dan mitigasi proses bersama dengan otoritas yang di sana berjalan terus bersama KBRI, KJRI,” kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin setelah acara Pelepasan 344 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Universitas Binawan, Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 10 Maret 2026.

Terkait pengawasan para PMI yang berada di kawasan Timur Tengah, Mukhtarudin menjelaskan Pemerintah Indonesia dan KBRI setempat telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif mengingat situasi konflik dapat berubah. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci langkah apa yang akan dilakukan guna menghadapi situasi dan kondisi di Timur Tengah.

Mukhtarudin mengatakan sebagian besar negara di Timur Tengah masih cukup kondusif untuk penempatan kerja bagi PMI. Dia menegaskan KBRI dan KJRI bersama dengan Kementerian P2MI terus memantau perkembangan situasi konflik Timur Tengah melalui pusat krisis dan saluran telepon siaga (hotline).

Dia menegaskan Pemerintah Indonesia akan tetap hadir memberikan perlindungan maksimal bagi para pekerja sebelum berangkat, selama bekerja, hingga kembali ke Indonesia.

Pada Jumat, 6 Maret 2026, tiga WNI yang bekerja di kapal tugboat Musaffah II berbendera Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan hilang di Selat Hormuz. Saat kejadian, kapal Musaffah II tengah melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer Safin Prestis yang mengalami kerusakan.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kapal Musaffah II mengalami ledakan yang memicu kebakaran hebat. Pada saat insiden terjadi, empat WNI ABK berada di atas kapal Musafa II, satu WNI teknisi berada di kapal kontainer Safin Prestis.

Kemlu menyebut satu WNI ABK selamat namun mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sementara itu, satu WNI teknisi yang berada di kapal kontainer dilaporkan selamat dan telah berada di Abu Dhabi. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply