Tingkatkan Daya Beli Masyarakat, Setiap Penduduk Tetap (Permanent Residents) di Hong kong akan Mendapat Santunan HKD 10 Ribu

Sekretaris Finansial Hong Kong, Paul Chan menyampaikan pidato anggaran (foto gov.hk)
Sekretaris Finansial Hong Kong, Paul Chan menyampaikan pidato anggaran (foto gov.hk)
Prime Banner

HONG KONG – Kondisi ekonomi Hong Kong yang terpukul dalam setahun belakangan mengakibatkan mata rantai perekonomian dan imbasnya ke kondisi keuangan warganya terdampak. Berawal dari unjuk rasa berkepanjangan yang terjadi sejak Juni 2019 silam, bersambung dengan serangan wabah corona yang masih berlangsung hingga sekarang, sektor-sektor ekonomi Hong kong mengalami banyak pukulan.

Mengantisipasi hal tersebut, otoritas Hong Kong turun tangan dengan menyalurkan insentif di berbagai bidang untuk bertahan dan selanjutnya bangkit dari keterpurukan.

Bahkan, yang saat ini menarik perhatian warga Hong kong dan ramai menjadi ulasan di media-media lokal adalah pemberian insentif atau santunan sebesar HKD 10 ribu kepada seluruh penduduk tetap (permanent residents) yang berusia minimal 18 tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Paul Chan dalam pidato anggaran keuangan di depan anggota parlemen Hong Kong yang secara live disiarkan hampir seluruh media televisi Hong kong siang ini (26/02/2020).

Dalam siaran persnya di laman Gov.hk, pemberian insentif atau santunan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat agar perputaran perdagangan dan keuangan di tingkat bawah kembali berputar seperti sedia kala.

Untuk keperluan tersebut, melalui Sekretaris Keuangan, Paul Chan, Hong kong menyatakan akan mengeluarkan anggaran sebesar HKD 7.1 Milyar.

Hal serupa pernah dilakukan otoritas Hong kong di tahun 2011 silam dengan besaran HKD 6.000 selama enam bulan. []

You may also like...