Virua Mematikan Muncul di India, Negara-Negara Asia Waspada, Indonesia Perketat Jalur Keluar Masuk Bandara
2 min read
JAKARTA – Kementerian Kesehatan RI memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus konfirmasi penyakit virus Nipah di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya kewaspadaan global menyusul laporan kasus di India.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, mengatakan berdasarkan pemantauan situasi global dan laporan WHO hingga 23 Januari tercatat dua kasus konfirmasi dan tiga kasus suspek virus Nipah di West Bengal, India. Meski demikian, belum ada laporan kematian dari kejadian tersebut.
Namun, hingga saat ini belum dilaporkan adanya kasus konfirmasi penyakit virus Nipah di Indonesia.
Pengawasan Perjalanan dan Pemantauan Diperketat
Aji menjelaskan pemerintah terus memantau perkembangan situasi virus Nipah di berbagai negara melalui kanal resmi dan pemantauan media.
Kemenkes juga telah mengeluarkan notifikasi atau disease alert terkait kejadian tersebut melalui laman infeksiemerging.kemkes.go.id.
Selain itu, pengawasan terhadap orang, barang, dan alat angkut dari negara atau wilayah yang melaporkan kasus Nipah diperketat.
Setiap pelaku perjalanan yang kembali ke Indonesia dari luar negeri wajib melapor melalui aplikasi All Indonesia untuk menjaring pelaku perjalanan yang mengalami gejala dan berasal dari negara terjangkit, sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Kemenkes turut meningkatkan pemantauan dan deteksi dini melalui berbagai sistem surveilans, antara lain Event Based Surveillance dalam Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon, PHEOC, serta Sistem Informasi Kekarantinaan Kesehatan.
Pengamatan kasus di wilayah diperkuat melalui surveilans sentinel penyakit infeksi emerging di rumah sakit.
Di sisi lain, Kemenkes juga menyebarluaskan materi komunikasi, informasi, dan edukasi berupa FAQ, poster, serta pedoman terkait virus Nipah yang dapat diakses masyarakat.
Deteksi dini di fasilitas pelayanan kesehatan terus dilakukan terhadap seseorang yang mengalami gejala mengarah ke virus Nipah dan memiliki faktor risiko, seperti riwayat perjalanan dari India dalam 14 hari terakhir, kontak dengan hewan terinfeksi, atau konsumsi nira mentah.
Imbauan kepada Masyarakat
Kemenkes mengimbau masyarakat, khususnya pelaku perjalanan dari luar negeri, agar segera melapor dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala mencurigakan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar virus Nipah tidak masuk dan menyebar di Indonesia. []
