Alami Pendarahan, PMI Asal Glenmore Banyuwangi Meninggal Dunia

Prime Banner

BANYUWANGI – Maksud hati merantau ke luar negeri menjadi PMI untuk membangun ekonomi keluarga, namun sayang, jika takdir berkata lain, tak jarang pulang hanya tinggal nama. Seperti yang dialami Siti Anisah, pekerja migran Indonesia yang berasal dari Dusun Sepanjang Wetan, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi ini.

Kabar duka disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Banyuwangi, Syaiful Alam Sudrajat kemarin (14/01/2020) dihadapan awak media saat timnya bersiap melakukan penjemputan jenazah di Bandara Juanda.

“Kami mendapatkan kabar dari Kedutaan (Malaysia) ada salah satu buruh migran kita meninggal di Malaysia. Hari ini jenazah akan diberangkatkan dari Malaysia turun di Bandara Juanda,” kata Alam.

Informasi yang diterima Alam, Siti Anisah meninggal dunia pada bulan Desember 2019 lalu, usai menjalani perawatan akibat perdarahan. Namun dalam surat yang diterimanya tidak dijelaskan penyebab dari perdarahan yang dialami Siti Anisah.

“Pemkab Banyuwangi dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi diminta memfasilitasi pemulangan jenazah dari Bandara Juanda menuju Banyuwangi,” ucapnya.

Untuk pemulangan jenazah korban, lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Loka Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI). Rencananya jenazah akan dipulangkan dengan ambulance milik LP3TKI.

Siti Anisah diketahui sudah dua tahun bekerja di Malaysia sebagai housemate. Dia berangkat secara legal. Oleh karena itu dia akan mendapatkan hak-haknya berupa asuransi dan hak lainnya.

“Pemkab akan memfasilitasi semua baik itu buruh migran yang legal maupun ilegal. Cuma kalau yang legal hak yang bersangkutan kita akan ikut membantu pengurusannya,” pungkasnya. []

You may also like...