Amerika Melampaui China, Duduki Rangking Satu Wabah Corona Sedunia

Prime Banner

HONG KONG – Pergerakan wabah virus corona sangat cepat menyebar dari satu negara ke negara lain melalui jalur pergerakan dan perpindahan manusia. Jika awalnya hanya mewabah dengan besar di Wuhan, kini virus corona telah menjadi wabah global di penjuru dunia.

Perubahan pesat terus terjadi sepanjang bulan Maret 2020 kemarin. Dari tabulasi data WHO, Amerika serikat saat ini menduduki urutan pertama dunia terbanyak kasus positif corona. Bahkan, dengan angka per Kamis (02/04/2020) siang ini, Amerika yang tercatat memiliki 215.417 kasus positif corona, melampaui China hampir tiga kali lipat lebih besar yakni 83.189 kasus positif di China.

Kini, China setelah menyatakan telah membuka wilayah-wilayah yang dulunya dilockdown karena wabah corona, bukan berada di urutan pertama dunia lagi. Sedangkan kematian terbanyak karena corona terbanyak didunia masih terjadi di Italia dengan 13.155 kasus kematian.

Lima negara dengan kasus positif corona terbanyak didunia adalah Amerika Serikat dengan 215.417 kasus positif dan 5.116 kematian, Italia 110.574 kasus positif corona dengan 13.155 kasus kematian, Spanyol tercatat 102.136 kasus positif corona dengan 9.053 kematian, urutan kelima diduduki China dengan 83.189 kasus positif corona dan mencatat 3.312 kematian.

Sedangkan negara yang menduduki urutan lima dunia dengan 74.508 kasus positif corona dimana 821 diantaranya dikonfirmasi telah meninggal dunia adalah Jerman.

Indonesia secara keseluruhan sampai dengan saat berita ini diturunkan telah mengkonfirmasi 1.677 kasus positif corona dimana 157 orang diantaranya meninggal dunia, 103 orang dinyatakan sembuh.

Secara nasional, pasien positif corona yang sampai saat ini dalam perawatan sebanyak 1.417 orang. []

You may also like...