Bertambah Satu, 84 Kasus Positif COVID-19 di Magetan Menyisakan 26 Pasien Positif dalam Perawatan

Prime Banner

MAGETAN – Magetan, salah satu Kabupaten di Ujung Barat Laut Provinsi Jawa Timur setelah sempat menjadi zona hijau setelah kasus COVID-19 gelombang pertama seluruhnya telah dinyatakan sembuh, kembali diterpa badai COVID-19 bermula dari “sumbangan” pondok pesantren Al-Fatah Temboro yang kemudian menjadi klaster besar menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri.

Per Rabu (03/06/2020), Magetan mencatat memiliki 84 kasus positif COVID-19 atau bertambah satu kasus dari yang sebelumnya terakhir dilaporkan pada Senin (01/06/2020) yakni 83 kasus.

Disampaikan oleh Juru Bicara Satgas COVID- 19 Magetan Saif Muchlisun, pasien yang ke 84 merupakan seorang perempuan berusia 78 tahun asal Maospati Magetan.

“Pasien ini ter-confirm positif dari hasil tracing dan kontak erat dengan pasien nomor 52, inisial  S usia 57 tahun. S dinyatakan positif COVID-19, pada tanggal 29 Mei lalu dan masih dalam perawatan dan karantina di Fasus ,” terangnya.

Dikonfirmasi lebih lanjut, pasien baru nomor 84 ini merupakan ibu kandung dari S. Diduga tertular akibat merawat S selama sakit.

”Dengan tambahan satu kasus hari ini, total kasus positif Corona di Kabupaten Magetan menjadi 84 orang. Dengan catatan, sebanyak 55 pasien dinyatakan sembuh dari COVID-19. Sedang yang masih dirawat dan menunggu sembuh ada sebanyak 26 orang. Catatan meninggal sebanyak tiga orang,” terangnya.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sampai malam ini ada sebanyak 77 orang. Dinyatakan sembuh sebanyak 42 Orang. 15 orang meninggal dunia. Sisa kasus PDP sebanyak 20.

Untuk ODP sebanyak 327 Org, 255 orang telah dinyatakan sembuh, meninggal dunia sebanyak 9 Orang. Sisa kasus ODP sebanyak 63 orang.

Atas nama Pemkab Magetan, Saif meminta kepada seluruh masyarakat Magetan untuk selalu menaati protokol kesehatan. Seperti menjaga kesehatan, cuci tanggan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak serta selelu memakai masker bila keluar rumah.

“Mari kita bersama sama berdoa meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Corona ini segera berlalu. Kasus positif di Kabupaten Magetan tidak lagi bertambah. Bagi yang belum sembuh segera diberi kesembuhan, agar penerapan New Normal segera terwujud,” pungkasnya. []

You may also like...