Di Hong Kong Hampir Setiap Hari Terjadi, Saran Psikolog Jika Melihat Aksi Bunuh Diri

Prime Banner

HONG KONG – Seakan tidak pernah absen, setiap hari media lokal Hong Kong selalu memberitakan peristiwa warga yang melakukan aksi bunuh diri. Bahkan, tak jarang dalam sehari ada beberapa kejadian.

Bunuh diri adalah tindakan tak terduga yang kadang terjadi di tempat umum. Seperti yang sering terjadi, melompat dari ketinggian gedung apartemen misalnya, atau melompat ke lautan. Saat tak sengaja menyaksikan peristiwa nahas ini, bantuan untuk mengatasi syok mungkin diperlukan.

Tidak hanya bisa membuat orang syok, peristiwa seperti ini dapat berujung trauma. Apa yang sebaiknya dilakukan?

“Langkah pertama adalah menceritakan kejadian tersebut pada orang lain, namun harus lah orang yang dalam kondisi sehat dan berkapasitas mendengarkan serta menerima cerita dengan netral. Bukan yang malah membuat tambah panik ataupun ikutan panik,” kata Veronica Adesla, psikolog klinis dari Personal Growth.

Ketika Anda bercerita pada orang lain mengenai kejadian yang baru dialami, sebagian ketakutan telah keluar dari pikiran dan bisa menurunkan kadar trauma.

“Dalam kondisi yang sudah lebih tenang, berkumpul bersama dengan orang yang juga melihat kejadian saat itu untuk saling sharing dan membentuk support group juga sangat membantu.”

Kata Veronica, ini sangat dianjurkan untuk difasilitasi oleh tenaga kesehatan yang kompeten atau berpengalaman menangani atau mendampingi korban trauma.

Saran lain datang dari Greg Marley, pekerja sosial klinis di Maine chapter of the National Alliance on Mental Illness. Jangan lupa untuk menjaga pola hidup sehari-hari. Makan dengan baik, olahraga, cukup tidur, dan berbicara dengan orang terdekat.

Reaksi emosional setelah menyaksikan peristiwa traumatis umumnya akan mulai pudar beberapa hari atau seminggu. Kecuali jika peristiwa ini membuka trauma atau kehilangan yang pernah terjadi di masa lalu.

Saran Greg, bila gejalanya telah lebih dari 10 hari, mungkin sudah saatnya untuk berbicara dengan profesional kesehatan mental.

Selain itu, Veronica menyarankan untuk mencoba praktik mindfulness, yaitu kondisi sadar sepenuhnya akan momen. Di mana Anda berada, apa yang dilihat, bersama siapa, sedang melakukan apa, mendengar apa, merasakan tekstur benda yang dipegang, dan mencium aroma apa.

“Takut, terbayang-bayang, dan terbawa mimpi akan pengalaman traumatik seringkali datang, seakan diri yang bersangkutan kembali berada di situasi masa lalu ketika mengalami peristiwa traumatik tersebut,” ujar sang psikolog.

“Untuk itu mindfulness mengingatkan dan menyadarkan diri bahwa ia berada di masa kini dan bukan di masa lalu dapat sangat membantu,” tambahnya.

Mindfulness dapat dilakukan bersamaan dengan relaksasi pernapasan dan meditasi agar perasaan lebih tenang, juga menghilangkan trauma.

Tak sengaja melihat orang bunuh diri di tempat umum bisa menimbulkan reaksi umum. Misalnya mengalami kilas balik, rasa tidak percaya, menyangkal, marah, sedih, terganggu, panik, gelisah, dan bingung.

Anda mungkin akan menghindari tempat ketika menyaksikan peristiwa bunuh diri tersebut, merasa panik dan cemas jika harus pergi ke dekat tempat itu.

Reaksi lain ialah mengalami gangguan tidur, mimpi buruk, mati rasa, menghindari situasi sosial, bahkan berisiko pada perilaku impulsif serta mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.

Demi terbebas dari kecemasan dan trauma, Anda bisa mencoba tip dari psikolog di atas. Namun, jika Anda ragu, bisa langsung mencari bantuan ke profesional kesehatan mental agar mendapatkan perawatan yang tepat. []

You may also like...