Diluar Dugaan, PMI yang Pulang ke Jawa Tengah Lebih Sedikit dari yang Diperkirakan

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng Yulianto Prabowo (foto Doc Prov Jateng)
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng Yulianto Prabowo (foto Doc Prov Jateng)
Prime Banner

SEMARANG – Sebagai salah satu Provinsi pengirim pekerja migran dengan jumlah yang masuk hitungan besar di Indonesia, Jawa Tengah mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan pekerja migran asal Jawa Tengah yang pulang dibawah dalam situasi pandemi COVID-19.

Mengacu pada data awal, Provinsi Jawa Tengah mendapatkan laporan hasil koordinasi dengan otoritas berwenang di berbagai negara penempatan PMI, bahwa total akan ada 746 PMI asal Jawa Tengah yang pulang antara tanggal 18-23 Mei 2020.

Namun pada kenyataannya, jumlah PMI yang pulang ke Jawa Tengah jauh dibawah angka yang diperkirakan.

Dalam keterangan yang diunggah di laman resminya pada Jumat 22 Mei 2020, Provinsi Jawa Tengah, melalui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng Yulianto Prabowo menyatakan hanya mencatat sebanyak 190 saja PMI yang pulang antara tanggal 18-23 Mei 2020.

“Tapi sampai sore tadi, yang mendarat di Semarang hanya 190 orang. Mungkin tidak seluruh PMI yang dijadwalkan pulang, tidak semuanya jadi,” terang Yulianto.

Salah satu faktor yang membuat jumlah pekerja migran yang tiba Jateng jauh lebih sedikit karena penerbangan banyak yang dibatalkan.

“Banyak penerbangan yang di cancel menurut kami yang menjadi faktor sampai saat ini baru sampai di angka 190 orang,” ujarnya.

Saat ini, sebanyak 190 PMI tersebut tengah menjalani karantina selama 14 hari, di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jateng, di Semarang, kemudian menunggu jemputan dari Pemkab/Pemkot masing-masing. []

You may also like...