Dua PRT Asing Menjadi Bagian dari 42 Kasus Positif Corona di Hong Kong Hari Ini

Prime Banner

HONG KONG – Setelah pada Selasa (08/07/2020) kemarin dilaporkan ada 14 kasus penularan lokal di Hong kong, hari ini angka yang lebih besar kembali menjadi hitungan dilaporkannya jumlah kasus lokal yakni sebanyak 34 kasus dan 8 kasus impor.

Dalam keterangan persnya sore ini (09/10/2020), Dr. Chuang Shuk-Kwan dari Pusat Perlindungan Kesehatan, Dr Lau Ka Hin dari Hospital Authority, serta Mr. Howard Chan wakil Sekretaris Pangan dan Kesehatan menguraikan data kasus yang dilaporkan.

34 kasus lokal dan 8 kasus impor membuat jumlah angka positif COVID-19 di Hong Kong per 9 Juli 2020 menjadi 1.366.

Beberapa titik penularan lokal seperti restoran di Kwuntong, sopir taksi, rumah lansia serta kawasan pemukiman di Cheung Sha Wan menjadi titik penemuan pasien positif hari ini.

Disamping itu, ditemukannya dua orang pekerja rumah tangga asing dari Filipina menambah panjang daftar PRT asing yang terinfeksi baik dari klaster lokal maupun klaster impor.

Selasa kemarin, Menteri Kesehatan Profesor Sophia Chan Siu-chee meluncurkan serangkaian langkah-langkah baru untuk menghadapi situasi Covid-19 yang memburuk di kota itu, termasuk mengendalikan aliran orang yang kembali dari negara-negara berisiko tinggi.

“Sekarang dalam waktu singkat, kami telah melihat banyak kasus lokal dengan sumber infeksi yang tidak diketahui. Ini adalah sinyal peringatan penting bagi kami,” kata Chan.

“Ini mengingatkan semua orang di Hong Kong bahwa kita tidak boleh lengah,” imbuhnya.

Seorang pejabat kesehatan senior memperingatkan dalam konferensi pers terpisah pada hari Selasa (07/07/2020), bahwa Hong Kong itu telah memasuki gelombang ketiga infeksi virus corona.

“Kami khawatir akan terjadi wabah besar-besaran di masyarakat, dengan begitu banyak sumber infeksi,” kata Dr Chuang Shuk-kwan, kepala cabang penyakit menular dari Pusat Perlindungan Kesehatan.

Chan mengatakan Hong Kong sejauh ini telah melakukan lebih dari 360.000 tes Covid-19 atau 48.000 per satu juta orang. Dia berjanji kota akan terus meningkatkan kapasitas penyaringan dan diharapkan untuk menambah 2.400 tes tambahan untuk kuota harian mulai bulan depan.

Sebagai bagian dari perlawanan pemerintah terhadap kebangkitan virus corona, Chan mengatakan pemerintah akan mengatur kembalinya penduduknya dari negara-negara berisiko tinggi, seperti Pakistan dan India, melalui konsultasi dengan konsulat dan etnis minoritas di Hong Kong.

Pekerja rumah tangga asing, terutama yang berasal dari Filipina dan Indonesia akan diminta untuk mengambil tes Covid-19 sebelum datang ke Hong Kong. Mereka juga harus menjalani karantina 14 hari di akomodasi hotel yang dibayar untuk oleh majikan mereka.

Pembatasan lain untuk tempat-tempat seperti restoran dan tempat hiburan mungkin juga ditinjau. Kunjungan ke rumah perawatan untuk orang tua juga akan ditangguhkan. []

You may also like...