October 21, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Gegara Seorang PMI Asal Lamongan Positif Corona, Seluruh Penumpang Pesawat Dikarantina

2 min read
Prime Banner

LAMONGAN – Seluruh penumpang terkejut, setelah seorang PMI yang menjadi penumpang dalam sebuah penerbangan dari Kuala Lumpur Malaysia yang mendarat di Juanda pada Kamis (21/05/2020) kemarin dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan di Bandara.

Mengutip Faktual.co, penumpang yang dinyatakan positif tersebut merupakan seorang pekerja migran Indonesia berinisial MN berusia 55 tahun asal Desa Sumuran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.

Akibatnya, seluruh penumpang sempat di karantina di Kantor Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi (BPSDM) Jawa-Timur.

Pengakuan penumpang lain yang juga seorang PMI asal Lamongan menyatakan, tak lama setelah menjalani pemeriksaan dan karantina, 11 PMI asal Lamongan yang menjadi penumpang pesawat tersebut akhirnya dijemput oleh utusan Pemkab Lamongan dan selanjutnya diantar ke daerah asal masing-masing untuk menjalani karantina sebelum kembali bertemu dengan keluarga.

“Kami 11 orang dari Malaysia tiba Kantor Dinas Kesehatan Lamongan tadi pagi, didata dan diperiksa tanda-tanda vital oleh Tim Medis Dinkes,” kata Muslimah (54) PMI asal Desa Sumuran, Kecamatan Paciran.

Muslimah menceritakan, saat pulang ke tanah air pada Kamis (21/5/2020) lalu, dia bersama 132 orang dan 3 jenazah, diangkut pesawat dari Kuala Lumpur menuju Surabaya.

“Saat di Juanda, satu PMI berinial MN (55) asal Desa Sumuran, Kecamatan Paciran, Lamongan dinyatakan positif Covid-19,” tutur Muslimah.

Akibatnya, lanjut Muslimah, seluruh penumpang pesawat harus menjalani karantina di BPSDM kemudian diperiksa ulang oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Dinkes Jatim.

“Alhamdulillah, kami dinyatakan negatif virus corona. Sedangkan yang bersangkutan kabarnya dibawa ke RS Menur Surabaya, dan akan dilakukan tes Swab,” terang Muslimah.

Hal tersebut dibenarkan Juri Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Lamongan, dr Taufik Hidayat, saat dikonfirmasi melalui call center gugus Covid-19 0823-3037-1089 Dinas Kesehatan Lamongan.

“Betul. Langsung dilakukan swab, dan PMI yang lain diisolasi di BPSDM atau Badan Diklat Tandes,” balas Covid-19 Call Canter Lamongan melalu pesan WhatsApp.

Diketahui 11 PMI Malaysia asal Lamongan yang dinyatakan negatif dan sudah dijemput keluarga dan kepala desa tadi pagi, akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan dari Desa masing-masing. []

Advertisement