Hasil Rapid Test, 2.954 Orang di DKI Positif COVID-19

Seorang warga menjalani rapid tes di DKI (Ilustrasi Foto Kompas.com)
Seorang warga menjalani rapid tes di DKI (Ilustrasi Foto Kompas.com)
Prime Banner

JAKARTA – Sebanyak 76.949 orang di DKI Jakarta hingga Rabu (29/04/2020) kemarin telah menjalani Rapid Test yang digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI. Hasilnya, 2.954 diantaranya didapati positif COVID-19.

Jumlah tersebut diketahui berdasarkan laporan data dari laman resmi pemantauan virus corona (Covid-19) DKI, pada Rabu (29/4) pukul 14.50 WIB.

Dari jumlah total yang mengikuti rapid test diketahui, 73.993 orang lainnya dinyatakan negatif.

Kendati begitu, rapid test bukan penentu utama seseorang terinfeksi virus corona atau tidak. Bagi yang dinyatakan positif berdasarkan rapid test, masih harus melanjutkan tes dengan metode swab menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Rapid test diketahui menggunakan spesimen darah untuk pengujian virus corona di tubuh seseorang. Sedangkan tes swab lewat PCR atau genome sequencing dilakukan dengan menguji lendir dari tenggorokan, kerongkongan, atau hidung.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan menjalankan rapid test kepada ibu hamil. Kemarin, DKI Jakarta mulai mendistribusikan 2.000 unit alat rapid test untuk ibu hamil ke sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

“Kita berharap nanti ibu-ibu hamil bisa terdeteksi lebih awal sehingga kalaupun mereka sampai terpapar bisa recovery,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/04/2020).

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, saat ini pihaknya tengah memetakan 44 puskesmas dengan kunjungan ibu hamil tertinggi di wilayah zona merah penyebaran virus corona.

“Kalaupun nanti positif, itu juga harus dikelola dengan baik sesuai protap” ujar Widyastuti. []

You may also like...