October 22, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jubir COVID-19 : Penambahan Kasus Positif COVID-19 di DKI Didominasi oleh Kepulangan PMI, Bukan Lagi dari Klaster Lokal

1 min read
Prime Banner

JAKARTA – Sejak beberapa hari belakangan, penambahan kasus positif di Provinsi DKI Jakarta terpantau terus mengalami penurunan. Diduga, penerapan PSBB selama ini dirasa efektif menekan penularan dari klaster lokal.

Dari penambahan kasus baru yang terjadi beberapa hari belakangan, selain secara angka terus mengalami penurunan, berdasarkan data klaster penularannya, didomonasi oleh klaster impor yang dibawa oleh kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang dari negara penempatan melalui bandara Soekarno Hatta.

Juru bicara pemerintah terkait penanganan Corona dr Achmad Yurianto mengatakan penambahan kasus Corona di DKI Jakarta pada 29 Mei sebanyak 125 kasus. Yuri menegaskan penularan bukan sepenuhnya terjadi di DKI Jakarta.

Yuri menyatakan kasus Corona itu berasal dari kepulangan tenaga kerja Indonesia atau buruh migran yang baru pulang ke Tanah Air.

“DKI naik cukup tinggi, 125 kasus. Ini bukan seluruhnya pada wilayah administrasi DKI karena pekerja migran Indonesia yang kembali ke Tanah Air dan kemudian melalui Bandara Soetta keseluruhannya kita screening, kita lakukan pemeriksaan PCR dan banyak di antara mereka yang mengidap positif,” ujar Yuri dalam konferensi pers yang disiarkan langsung lewat akun YouTube BNPB, Jumat (29/05/2020).

Ditegaskan Yuri, angka itu bukan gambaran dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Disebutkannya, kasus baru Corona di DKI Jakarta stabil.

“Jadi ini bukan gambaran dari wilayah administrasi keseluruhan. Khusus di DKI angka ini cukup stabil dari hari ke hari,” ujarnya.

Penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia hari ini sebanyak 25.216 kasus positif.

Dari jumlah tersebut, 6.492 pasien dinyatakan sembuh dan 1.520 orang meninggal dunia. Data ini diperbarui setiap harinya dengan cut off data pukul 12.00 WIB. []

Advertisement