October 27, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jumlah Positif Corona di DKI Jakarta Nyaris Dua Kali Lipat Jumlah di Hong Kong

2 min read
Prime Banner

HONG KONG – Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, berbagai konfrontasi terkait dengan perbedaan cara pandang antara pemerintah Provinsi DKI dengan Pemerintah Pusat terkait dengan penanganan dan pencegahan wabah virus corona, faktanya, angka positif terinfeksi virus corona di Jakarta terus bertambah banyak.

Jika dibandingkan dengan Hong kong, angka positif di Jakarta nyaris dua kali lipat lebih banyak dibanding dengan jumlah di Hong Kong.

Pantauan ApakabarOnline.com hingga petang ini (09/04/2020) angka pasien positif corona di Provinsi DKI telah menyentuh angka 1.706 dengan jumlah kematian sebanyak 142 orang.

Di Hong Kong, hingga saat ini, tabulasi data yang ditampilkan oleh coronavirus.gov.hk menunjukkan, jumlah positif terinfeksi virus corona baru berada di angka 973 dengan jumlah kematian hanya 4 orang.

Perbedaan ini tentu sangat mencolok tajam. Pun demikian dengan perbedaan yang melatarbelakanginya.

Hong Kong sejak awal bulan Februari 2020 silam telah memberlakukan pengetatan di perbatasan. Intensitasnya kian meningkat hingga hari ini, berbagai pembatasan, kewajiban mengenakan masker bedah, terkini pelarangan berkumpul empat orang.

Advertisement

Di Jakarta, pemberlakukan pembatasan skala besar-besaran (PSBB) baru akan dimulai besok (10/04/2020).

Sejak awal Maret, Pemerintah Provinsi Jakarta diinformasikan telah merencanakan akan melakukan lockdown, namun tidak mendapat ijin dari pemerintah pusat. Himbauan mengenakan masker kain (bukan bedah), baru berlaku mulai 7 April kemarin.

Melihat perkembangan dunia, wabah virus corona secara global telah menginfeksi lebih dari 1,5 juta orang dan membunuh lebih dari 88 ribu orang.

Data WHO hingga petang ini menunjukkan secara global, 1.5220.772 orang di seluruh dunia dilaporkan telah terinfeksi virus corona, dimana 88.902 diantaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

Hampir sepertiga jumlah manusia yang terinfeksi berada di Amerika Serikat dengan catatan angka sebanyak 430.376 orang dengan jumlah kematian sebanyak 14.739 orang.

Namun demikian, angka kematian tertinggi akibat terinfeksi virus corona hingga petang ini diduduki oleh negara Italia dengan jumlah kematian sebanyak 17.669 orang. []