Prime banner

HONG KONG – Berbagai upaya telah dilakukan Polisi Hong Kong untuk mengungkap misteri penemuan janin di toilet pasar San Wah Tao North Point Hong Kong pada tanggal 6 November kemarin. Kerja keras Polisi yang sampai menyelidiki 100 orang untuk didalami, akhirnya membuahkan hasil yang dipublikasikan pada Senin (27/11) pagi kemarin, dengan menangkap seorang BMI yang pada pagi itu hanya disebut berusia 33 tahun.

Penemuan Mayat Bayi Di Toilet Pasar San Wah Tao, Gegerkan Warga

Pendalamanpun terus dilakukan selama 2 hari terakhir. Disamping melakukan pemeriksaan fisik, untuk mencari tanda-tanda perempuan usai melahirkan, Polisi juga melakukan uji DNA untuk memastikan bahwa janin tersebut merupakan darah daging dari BMI yang diketahui bernama SUWASTI, Polisi juga menangkap satu orang lagi BMI yang disebut berusia 29 tahun, yang merupakan teman SUWASTI di rumah majikannya kawasan Kai Tak Road nomor 41 Kwoloon City tadi malam sekira jam 9:30.

BMI berusia 29 tahun tersebut terseret dalam kasus ini dengan tuduhan terlibat membantu SUWASTI melakukan perbuatan aborsi ilegal, serta dituduh telah menyembunyikan peristiwa tersebut dari hukum Hong Kong.

TERUNGKAP … !!! POLISI MENAHAN SEORANG BMI YANG DIDUGA MEMBUANG JANIN DI TOILET UMUM PASAR JAVA ROAD

Baik SUWASTI maupun temannya, saat ini menjalani tahanan untuk menunggu persidangan tanggal 10 Januari tahun depan.

Atas peristiwa ini, majikan SUWASTI yang bertempat tinggal di Metro Town Housing Estate, Jing Ling Road Tseung Kwan O menyatakan memecat SUWASTI setelah terbukti melakukan kejahatan aborsi.

Belum diketahui latar belakang siapa yang menghamili dan motif SUWASTI nekat melakukan aksi menggugurkan kandungannya.

Diberitakan oleh Oriental Group, hasil penyelidikan mengungkap, SUWASTI pada hari kejadian Minggu (5/11) siang sekira jam 14:36 terekam telah memasukitoilet Wanita pasar di Java Road North Point hingga jam 16:36. Sedangkan uji labolatorium, positif menunjukkan SUWASTI telah mengkonsumsi obat kimia penggugur kandungan. [Asa/Oriental]

Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner Iklan banner