October 22, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kejamnya Ibu Tiri, Tega Gunting Bibir Bocah Ini

2 min read
Feature Image Kejamnya Ibu Tiri, Tega Gunting Bibir Bocah Ini (Foto China Press)

Feature Image Kejamnya Ibu Tiri, Tega Gunting Bibir Bocah Ini (Foto China Press)

Prime Banner

HONG KONG –  Menjadi orang tua tiri, tak semudah menerima pasangan yang menjadi suami/istri. Menerima anak bawaan suami/istri, seringkali memicu konflik tersendiri yang tak jarang berujung pada kekerasan fisik maupun mental.

Menyayangi suami, ternyata belum tentu bisa secara otomatis menyayangi anak-anak bawaan suami alias anak tiri. Bahkan, terkadang masih menjadi calon istri saja, tingkah sadisnya secara psikis telah mengisyaratkan tauladan nista bagi anak-anak bawaan calon suami.

Seperti yang terungkap baru-baru ini, dilansir dari China Press, Sabtu (02/05/2020), inisiden terjadi di provinsi Heilongjiang. Pelakunya adalah istri muda dari ayahnya, alias ibu tirinya.

Berita itu pertama kali viral media sosial Cina Weibo melalui halaman resmi pertanian provinsi yang berbasis di Heilongjiang, yang menunjukkan anak muda itu mengalami luka mengerikan di seluruh wajah dan tubuhnya.

Ketika dia dilarikan ke rumah sakit, penyelidikan awal menunjukkan bahwa anak itu mengalami pembengkakan di wajahnya. Dilaporkan bahwa ibu tirinya telah menggunting bibir gadis muda itu.

Dalam foto yang beredar luas, terdapat luka memar di seluruh dahinya. Selain itu ada banyak bekas luka dan luka bakar rokok yang ditemukan di tubuhnya.

Seolah-olah pelecehan itu tidak cukup parah dengan sendirinya, gadis itu juga ditemukan kelaparan, dan telah mencoba makan kertas toilet karena putus asa.

Kabar terkini,  gadis kecil itu dirawat di ruang perawatan intensif dan harus menjalani operasi untuk luka-lukanya. Staf rumah sakit juga memberi tahu polisi setelah menerima balita di bawah perawatan mereka, yang menyebabkan ibu tirinya ditangkap.

Menurut laporan, ibu kandung gadis itu telah kehilangan hak asuh atas putrinya pada tahun 2018 setelah melalui perceraian dengan suaminya. Meskipun berusaha memperjuangkan hak asuh atas putrinya sendiri, ia telah gagal dan putrinya seharusnya hidup bersama orang tua suaminya.

Namun menjelang akhir Desember 2019, putrinya secara tak terduga dipindahkan bersama ayah kandungnya dan ibu tirinya yang masih muda. Tidak dapat mengunjunginya karena epidemi Covid-19 di Cina awal tahun ini, ibu kandungnya tidak memiliki petunjuk tentang apa yang terjadi pada putrinya sampai baru-baru ini.

“Satu-satunya pemikiran saya sekarang adalah fokus pada perawatan medis anak saya.”

“Aku tidak ingin putriku terluka begitu parah lagi, aku akan memperjuangkan hak asuh. Mereka yang menyakiti putriku harus bertanggung jawab. ” dia berkata.

Dilaporkan bahwa ibu tiri gadis itu telah ditahan di Pusat Penahanan Kota Jiamusi pada malam 27 April 2020 setelah mengakui telah menyalahgunakan gadis itu. Jaksa setempat sekarang terlibat dalam investigasi atas pelecehan tersebut. []

Advertisement