Magetan Menjadi Kabupaten Urutan Kedua Terbanyak Pasien Corona di Jawa Timur

Magetan Menjadi Kabupaten Urutan Kedua Terbanyak Pasien Corona di Jawa Timur (foto Asa - ApakabarOnline.com)
Magetan Menjadi Kabupaten Urutan Kedua Terbanyak Pasien Corona di Jawa Timur (foto Asa - ApakabarOnline.com)
Prime Banner

MADIUN – Semakin banyaknya jumlah  pasien corona di Jawa Timur, baik yang berstatus Pasien dalam pengawasan (PDP) maupun pasien Positif (OP) terinfeksi wabah virus corona membuat daerah-daerah di wilayah Provinsi Jaw Timur meningkatkan kesiapsiagaannya.

Pantauan ApakabarOnline.com di kawasan Madiun Raya, seluruh warga kian menyadari betapa pentingnya untuk melakukan penanggulangan dan pencegahan virus corona dimulai dari diri masing-masing.

Himbauan pemerintah untuk melakukan social distancing perlahan telah direspon warga. Hal tersebut diindikasikan dengan lengangnya aktifitas warga Madiun Raya diluar rumah.

Siang ini, jalan-jalan protokol di kawasan Pusat Kota Madiun yang biasanya dalam suasana padat merayap lalu lintasnya, tampak lengang.

Hal tersebut tidak lepas dari banyaknya pasien corona dan pasien dalam pengawasan hingga orang dalam pengawasan satgas corona di kawasan Madiun Raya.

Sampai dengan saat berita ini diturunkan, Magetan merupakan Kabupaten kedua dengan jumlah pasien corona terbanyak di Jawa Timur, yakni 8 orang. Sama halnya dengan Sidoarjo yang juga memiliki 8 orang pasien positif corona.

Namun, jumlah orang yang berstatus ODP, di Magetan lebih banyak dibanding di SIdoarjo, yakni 34 orang, sedangkan di Sidoarjo hanya 31 orang.

Hal tersebut memicu bukan hanya warga, melainkan juga pemerintah daerah bertindak lebih aktif melakukan pencegahan.

Seperti yang tampak pada siang hari ini (27/03/2020), di perbatasan kota Madiun dengan kecamatan Takeran Magetan, tepatnya di tikungan Madigondo, satgas corona yang terdiri dari unsur PMI, Dinas Kesehatan, Kepolisian, TNI dan relawan melakukan screening pada pengguna jalan.

Setiap pengguna jalan yang melintas dari kedua arah di perintahkan untuk berjalan perlahan, kemudian petugas dari PMI menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh dan kendaraan mereka.

Untuk pengguna kendaraan roda empat juga dilakukan hal yang sama.

Secara nasional, merujuk pada data dari Media Centre Infeksi dan Emerging Kementrian Kesehatan RI, 1.046 orang di Indonesia dilaporkan positif terinfeksi virus corona, dimana 87 dari mereka dinyatakan meninggal dunia. []

 

You may also like...

Leave a Reply