October 21, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Memahami Ungkapan Perempuan Diciptakan dari Tulang Rusuk Laki-Laki

2 min read
FEATURE IMAGE Memahami Ungkapan Perempuan Diciptakan dari Tulang Rusuk Laki-Laki (Ilustrari Istimewa)

FEATURE IMAGE Memahami Ungkapan Perempuan Diciptakan dari Tulang Rusuk Laki-Laki (Ilustrari Istimewa)

Prime Banner

ApakabarOnline.com – Di masyarakat luas, pasti kita tidak asing lagi dengan istilah ‘Perempuan diciptakan dari Tulang Rusuk Laki-Laki’. Dari istilah tersebut kemudian muncul bahwa ketika seseorang telah menemukan jodohnya, berarti ia telah menemukan tulang rusuknya yang hilang.

Sebenarnya, bagaimana asal-usul istilah tersebut bisa populer? Istilah tesebut bermula dari sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra.

Rasulullah saw bersabda, “Berilah nasihat yang baik pada Perempuan karena Perempuan diciptakan dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah pangkalnya. Jika kamu coba meluruskan tulang rusuk yang bengkok tersebut, maka dia akan patah. Namun jika kamu biarkan, maka dia akan tetap bengkok. Untuk itu nasihatilah para Perempuan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam kitab Fathul Bari, Ibu Hajar Al-Asqalani berpendapat terkait hadis di atas.

Ia berkata, “Disebutkan bahwa hadis tersebut merupakan isyarat bahwa Siti Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam yang kiri, dan ada pula yang mengatakan tulang rusuk yang pendek, sebagaimana dicatat Ibnu Ishaq.”

Oleh para ulama seperti Imam Nawawi, makna hadis di atas adalah suatu bentuk kiasan di mana seorang laki-laki harus bisa membimbing dan menasihati Perempuan dengan bijaksana.

Supaya Perempuan tidak patah hati, patah semangat, dan patah harapan, seorang laki-laki tidak boleh bersikap kasar terhadap Perempuan sampai membuat ia merasa teraniaya.

Terkait dengan misteri bagaimana Allah menciptakan manusia, kita sebagai orang beriman harus yakin bahwa Allah Maha Pencipta yang tidak mungkin merasa kesulitan untuk melakukan sesuatu.

Di dalam Surah Ali Imran ayat 59 Allah Swt berfirman yang artinya:

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.” (QS. Ali Imran: 59).

Ayat tersebut menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu yang mustahil bagi Allah, sesuatu yang dulunya tiada (seperti Nabi Adam) bisa menjadi ada sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya.

Di sisi lain, pemaknaan Perempuan yang diciptakan dari Tulang Rusuk Laki-Laki bisa pula dikuatkan dari ayat berikut ini:

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan Perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisa: 1). Wallahu a’lam.[]

Penulis : Hadi Mulyono

Advertisement