October 22, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Mengaku Suami Lebih Sayang Anak Ketimbang Dirinya, Seorang Istri Tega Ceburkan Anak Bawaan Suami ke Sungai Hingga Meninggal Dunia

2 min read
Prime Banner

PINRANG – Insiden diluar batas kemanusiaan dalam rumah tangga kembali terjadi di tengah pageblug COVID-19. Seorang ibu tiri, tega menceburkan anak bawaan suami ke sungai hingga meninggal dunia. Saat jenazahnya ditemukan, dalam kondisi tinggal kulit kepala.

Periatiwa kejam tersebut terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan pada 20 April 2020 dan baru terungkap pada 1 Mei 2020 kemarin.

Mengutip Harian Fajar, ibu tiri merasa sang suami lebih sayang pada anaknya ketimbang dirinya. Sebelum dibunuh, ibu tiri menculik korban yang sedang tidur. MH (5), bocah asal Pinrang, Sulawesi Selatan, tewas dibunuh ibu tiri berinisi I.

Kepada penyidik, I menjelaskan, pada 20 April, dia menculik dan membawa MH dari Pinrang ke Sidrap menggunakan sepeda motor milik suaminya. Saat itu pelaku menggendong korban yang sedang tidur. Namun, di tengah perjalanan korban terbangun.

Sesampainya di jembatan, korban turun dari motor dengan dituntun oleh pelaku dan mendorong korban hingga jatuh ke sungai.

“Korban berjalan ke arah tengah jembatan dan pada saat korban melihat ke bawah, pelaku mendorong korban turun (terjatuh) ke sungai hingga hanyut. Selanjutnya pelaku meninggalkan tempat tersebut dan pulang ke rumah,” ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Perwira,  Jumat (01/05/2020).

Kepada polisi, I mengaku membunuh MH karena kesal suaminya sangat sayang kepada korban. Selain itu, pelaku juga dendam karena suaminya kerap marah dan memanggilnya dengan sebutan yang tidak pantas.

Saat ini pelaku ditahan di Polres Sidrap untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Sebelumnya diberitakan, jenazah bocah tanpa kepala ditemukan di Saluran Induk Irigasi Galung Asera, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Sulawesi Selatan, Kamis (30/4/2020).

Setelah melakukan penyelidikan, diketahui bahwa jenazah itu merupakan MH (5), siswa TK asal Pinrang yang dilaporkan menghilang sejak 20 April.

Pihak kepolisian melakukan penyelidikan hingga dugaan pelaku mengarah ke ibu tiri korban berinisial I.  []

Advertisement