Meski Sedikit, Jumlah PMI Berkeahlian Khusus Jumlahnya Bertambah

Prime Banner

JAKARTA – Pekerja migran dengan keahlian khusus mengalami peningkatan. Salah satunya teknisi mesin hidrolik yang melonjak sebesar 143 persen pada 2018 dibandingkan tahun sebelumnya.

Pekerjaan operator crane juga mengalami kenaikan dari 608 orang pada 2017 menjadi 1.193 pekerja pada 2018. Adapun dari sisi latar belakang pendidikan, pekerja migran lulusan sarjana yang sebelumnya hanya 266 orang menjadi 337 orang pada 2018.

Sedangkan lulusan diploma meningkat sebesar 27 persen pada 2018. Di sisi lain, penempatan pekerja rumah tangga berkurang sebanyak 1.352 orang pada 2018 dibandingkan tahun sebelumnya. Tren penurunan juga terjadi pada perawat lansia (caregiver), buruh konstruksi, dan cleaning service.

Berdasarkan tabulasi data tersebut, jumlah pekerja migran Indonesia paling besar tetap mereka yang bekerja di sektor domestik atau pekerja rumah tangga, dimana manguasai 70-an% dari total seluruh pekerja migran.

Guna menjaga kualitas pekerja migran Indonesia, pelatihan bahasa dan keterampilan diberikan sebelum pemberangkatan. Bahkan, banyak pekerja migran yang sudah mengantongi sertifikat kompetensi sesuai profesi. []

You may also like...