October 21, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Meskipun Baru Melaporkan Satu Orang yang Positif Terinfeksi, Kendal Kebut Membangun Rumah Sakit Khusus Pasien Corona

2 min read
Feature Image Kendal Kebut Membangun Rumah Sakit Khusus Pasien Corona (Foto KR Jogja)

Feature Image Kendal Kebut Membangun Rumah Sakit Khusus Pasien Corona (Foto KR Jogja)

Prime Banner

KENDAL – Jawa Tengah, merupakan salah satu provinsi yang tidak mampu menampik datangnya wabah virus corona. Daerah-daerah di wilayah provoinsi tersebut serentak melakukan berbagai upaya baik yang sesuai dengan instruksi nasional maupun upaya yang bersifat lokal kondisional. Salah satunya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal.

Pemerintah Kabupaten Kendal mempercepat penyelesaian pembangunan rumah sakit darurat untuk pasien covid-19 yang menggunakan Rusunawa Kebondalem. Sejumlah perbaikan dan pembuatan pagar keliling Rusunawa dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kendal.

Dikutip dari Ayo Semarang, Kepala Dinas PUPR Kendal, Sugiono mengatakan jika Pemkab Kendal menggunakan Rusunawa Kebondalem yang belum digunakan. Saat ini tengah dikerjakan dan ditargetkan dua pekan bisa selesai dan siap ditempati.

RS Darurat Covid-19 Kendal disiapkan sebagai antisipasi jika nantinya pasien covid-19 di Kendal membludak. Di mana rumah sakit rujukan sudah tidak mampu menampung banyak pasien.

Dari lima lantai Rusunawa Kebondalem ada dua lantai  yang disiapkan sebagai ruang isolasi.

“Seluruh kamar ada 38 unit. Dengan rincian 24 untuk pasien Covid-19 dan 14 unit sisanya  untuk tenaga medis,” kata Sugiono (08/04/2020).

Selain itu juga disiapkan ruang pemeriksaan, seperti untuk ruang rontgen dan ruang sterilisasi. Ruang sterilisasi ini diperuntukkan untuk tenaga medis.

“Jadi mereka setelah menangani pasien, sebelum masuk kamarnya masing-masing harus masuk ke Ruang sterilisasi untuk membersihkan diri dan mandi,” tandasnya.

Sehingga ketika masuk ke kamar, sudah dalam kondisi bersih. Hal ini memang sesuai dengan Standar operasional prosedur (SOP) penanganan covid-19 yang diminta dari pihak rumah sakit.

Selain itu juga dibangun pagar pembatas. Sebab Rusunawa ini terletak di antara dua bangunan rusunawa yang sudah ditempati warga.

“Kami juga bangun area parkir, cuci tangan, pos keamanan, dan ram untuk untuk membawa pasien naik ke lantai dua,” terangnya.

Pelaksana pekerjaan pembangunan RS Darurat Covid-19 Kendal, Ahmad Hanafi dari CV Cipta Rekayasa Abadi mengatakan jika anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp2,4 miliar. Yakni untuk menata dan membangun Rusunawa menjadi RS Darurat.

“Targetnya dua pekan bisa kami selesaikan. Saat ini progresnya sudah 50 persen lebih. Tinggal penataan area parkir dan gerbang keluar masuk,” pungkasnya. []

 

Advertisement