October 27, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Pamit, Beberapa Hari Lagi, Tik Tok Tak Lagi Bisa Diakses di Hong kong

2 min read
Prime Banner

HONG KONG – Aplikasi Tik Tok, merupakan aplikasi yang cukup populer dan memiliki jutaan pengguna diseluruh dunia. Pekerja migran Indonesia di Hong kong menjadi bagian dari jutan pengguna tersebut.

Saking banyak dan populernya, tidak salah, jika KJRI Hong Kong beberapa waktu lalu sampai berencana menggelar lomba menggunakan aplikasi tersebut, meskipun rencana yang dipublikasikan tersebut beberapa menit setelah di publikasikan di laman Fanspage KJRI Hong Kong, tiba-tiba menghilang.

Menyusul situasi terkini internal Hong kong pasca pemberlakuan Undang-Undang Keamanan nasional,  TikTok akan menarik aplikasi video viralnya dari Hong Kong dalam beberapa hari mendatang. Dengan demikian, TikTok menjadi layanan internet pertama yang menarik diri setelah Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang kontroversial.

Pengumuman itu datang setelah raksasa internet seperti Facebook Inc. hingga Google dan Twitter Inc. menyuarakan oposisi terhadap undang-undang keamanan nasional yang memberikan pemerintah Hong Kong kekuatan besar untuk mengawasi ruang online dan publik.

TikTok yang bersikeras beroperasi secara independen dari Beijing terlepas dari kepemilikan China mungkin dapat berargumen penarikan itu adalah langkah untuk menghindari permintaan untuk menyensor konten atau berbagi data pengguna.

Advertisement

Namun penarikan dari Hong Kong juga dapat menguntungkan Partai Komunis dengan menghapus forum yang digunakan oleh para demonstran prodemokrasi untuk memposting video yang menyerukan kemerdekaan. Perusahaan milik China itu tidak menjelaskan alasan keputusannya tetapi mengatakan penarikan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Mengingat peristiwa baru-baru ini, kami telah memutuskan untuk menghentikan operasi aplikasi TikTok di Hong Kong,” kata juru bicara layanan tersebut, dilansir Bloomberg, Selasa (07/07/2020).

Data Sensor Tower menunjukkan bahwa pada September 2019, TikTok diunduh sekitar 1,8 juta kali di Hong Kong. ByteDance, startup paling bernilai di dunia, mengoperasikan beberapa platform media sosial paling populer di dunia. TikTok hanya dalam beberapa tahun telah digandrungi banyak anak muda di dunia.

Masih ada kesempatan beberapa hari kedepan, tik toker’s Hong Kong bisa menggunakan aplikasi tersebut sebelum hengkang. []