October 21, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tiga Mobil Labolatorium COVID-19 Akan Dikerahkan Untuk Jawa Timur

2 min read
Prime Banner

SURABAYA – Pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan mengupayakan penambahan tiga unit mobil laboratorium untuk Provinsi Jawa Timur (Jatim) sebagai upaya percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di daerah tersebut.

“Tiga unit kita upayakan lagi, satu di Lumajang, satu di Surabaya dan satu lagi di Sidoarjo,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat meninjau mobil laboratorium bio safety level dua di Surabaya, seperti dilansir Antara, Rabu (27/05/2020).

Dalam waktu dekat pemerintah segera mengirimkan tiga unit tambahan mobil laboratorium tersebut. Doni mengakui dalam beberapa waktu terakhir peningkatan kasus covid-19 memang terjadi di Provinsi Jawa Timur. Namun dalam waktu bersamaan pemerintah setempat juga berupaya melakukan percepatan penanganan.

“Pemerintah Jawa Timur dan Kota Surabaya memperbanyak laboratorium untuk pemeriksaan,” kata dia.

Sesuai arahan Presiden kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pemeriksaan dan testing yang masif harus terus dilakukan di Tanah Air. Khusus percepatan penanganan covid-19 di Jawa Timur, pemerintah pusat telah mengirimkan dua unit mobil laboratorium biosafety level dua.

Saat meninjau mobil laboratorium biosafety level dua tersebut di Kota Surabaya, Rabu (27/5), Doni menjelaskan bahwa kerusakan perangkat di satu laboratorium di Surabaya telah mempengaruhi pemeriksaan spesimen pasien covid-19. Karena alasan itulah pemerintah pusat mengirim dua unit mobil laboratorium ke kota itu.

“Tadi pagi sudah tiba di Surabaya pukul 05.30 WIB waktu setempat satu unit mobil,” kata dia.

Ia mengatakan bahwa mobil laboratorium tersebut dilengkapi dengan fasilitas ruang bertekanan negatif serta alat pemeriksaan PCR dengan teknologi terbaru dari Korea Selatan yang akan memudahkan dan mempercepat pemeriksaan spesimen pasien.

Dengan berbagai fasilitas dan peralatan yang tersedia di dalam mobil laboratorium tersebut, petugas bisa mengetahui hasil pemeriksaan untuk mendeteksi infeksi virus corona tipe baru dalam waktu sekitar 40 menit.

Kecepatan pemeriksaan menggunakan mobil laboratorium tersebut akan mendukung percepatan pendeteksian infeksi virus corona di kalangan orang dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan dalam upaya memutus rantai penularan covid-19.

Selain mengandalkan teknologi Polymerase Chain Reaction (PCR), pemerintah juga telah mengombinasikan data analitik sehingga pasien ODP dan PDP akan diketahui, kemudian direkam dan dianalisa dengan anggota keluarga hingga tetangga pasien tersebut.

Dengan cara tersebut tenaga medis akan lebih mudah mengetahui dan tepat sasaran mengkarantina siapa saja yang terpapar covid-19 dari pasien sebelumnya.[]

Advertisement