December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

32 Mutasi Varian Virus Corona Telah Masuk Hong Kong

1 min read
-

HONG KONG –  Otoritas Hong Kong pada Kamis, (25/11/2021) mengumumkan telah menemukan dua kasus Covid-19 Varian B.1.1.529 di wilayahnya. Infeksi virus ini ditemukan dibawa pelancong asal Afrika Selatan (Afsel) dan Kanada.

Penemuan itu sendiri sebenarnya terjadi pada tanggal 11 November dan 14 November lalu. Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) menemukan virus ini saat kedua pasien itu menjalani karantina di Regal Airport Hotel.

“Informasi ilmiah tentang pentingnya kesehatan masyarakat tentang garis keturunan ini kurang saat ini. Ini diklasifikasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai ‘varian dalam pemantauan’,” mengutip laporan RTHK.

Sebuah penelitian baru menujukan bahwa pada mulanya virus ini dibawa oleh pelancong asal Afsel. Akibat sang pasien tidak mengganti maskernya, virus kemudian menyebar dan menulari warga asal Kanada lainnya yang sama-sama melakukan karantina.

“Penyelidikan lebih lanjut oleh ahli mikrobiologi Universitas Hong Kong Yuen Kwok Yung menemukan bahwa masker telah berkontribusi pada penyebaran virus melalui transmisi udara ke orang kedua,” RTHK melaporkan kembali.

Varian B.1.1.529 saat ini sendiri sedang menjadi ketakutan baru. Pasalnya virus yang ditemukan di Botswana ini membawa 32 mutasi pada sisi lonjakan proteinnya. Mutasi pada protein lonjakan dapat mempengaruhi kemampuan virus untuk menginfeksi sel dan juga menghambat kekebalan.

“Sangat, sangat banyak yang harus dipantau karena profil lonjakan yang mengerikan itu,” ujar Dr Tom Peacock, seorang ahli virologi di Imperial College London, dikutip dari Guardians, Rabu (24/11/2021).

WHO sendiri telah melakukan pertemuan mendadak untuk mengamati varian B.1,1.529 ini. Inggris mengambil langkah cepat dengan melarang enam penerbangan dari Afrika, termasuk Afsel. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply