February 24, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Adakah Kaitan Gempa 5SR di DIY Dengan Aktifitas Merapi ?

2 min read

JAKARTA – Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat Daerah Istimaewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (17/3/2023) pukul 19.05 WIB diguncang gempa tektonik dengan memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0.

BMKG menyebutkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,02° LS ; 109,75° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 141 Km arah Barat Daya Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada kedalaman 43 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.” terang BMKG dalam pernyataan persnya, Jumat (17/03/2023).

 

Apakah gempa bumi Yogyakarta berkaitan dengan Erupsi Merapi?

Sebagaimana diketahui, dalam minggu-minggu belakangan ini Gunung Merapi, Jawa Tengah (Jateng) sedang dilanda erupsi. Sampai pada Jumat ini pukul 19.30 WIB, BPPTKG mencatat adanya guguran awan panas dengan jarak luncur mencapai 1.300 meter ke arah barat daya Kali Bebeng.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sugeng Mujiyanto mengatakan bahwa gempa bumi yang terjadi pada hari ini tidak berkaitan dengan erupsi Gunung Merapi. “Tidak ada kaitannya,” terang Sugeng dinukil dari CNBC, Jumat (17/03/2023).

BMKG mencatat, Gempa bumi Yogyakarta ini berdampak dan dirasakan di daerah Kulonprogo, Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Gunungkidul, Kebumen, Trengalek, Pacitan, Magelangdengan skala intensitas III MMI.

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu, daerah Tulungagung, Ngawi, Magetan dengan skala intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ), daerah Kediri, Karangkates, Nganjuk, Solo, Klaten, Banjarnegara, Wonogiri, Wonosobo dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tandas BMKG.[]

Advertisement
Advertisement