September 18, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Agar Sampai Kampung Halaman Tetap Punya Penghasilan, BP2MI Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk Para Mantan Pekerja Migran

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

MAKASAR – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Makassar kembali melaksanakan kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dan keluarganya di Kabupaten Bulukumba, setelah sebelumya menggelar kegiatan yang serupa di Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba.

Kegiatan pelatihan kali ini kembali mendapat apresiasi yang hangat dari pemerintah setempat. Bupati Bulukumba, A. Muchtar Ali Yusuf, yang hadir langsung sekaligus membuka acara secara resmi.

Muchtar menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan kewirausahaan seperti ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi meningkatnya angka pengangguran khususnya seperti saat ini sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

“Pada kondisi ekonomi yang sulit ini, banyak saudara-saudara kita yang menempuh jalan pintas dengan melakukan tindakan kriminal demi memenuhi kebutuhan hidup. Padahal banyak jalan yang bisa kita pilih, asalkan terus berusaha, jangan buang kesempatan yang ada, jangan pasrah dan putus asa, serta maksimalkan potensi yang ada,” ujar Muchtar saat memberikan motivasi bagi para PMI purna dan keluarganya.

Muchtar juga menyampaikan bahwa jika warga Bulukumba ingin bekerja di luar negeri, sebaiknya membekali diri terlebih dahulu dengan skill yang memadai, agar pekerjaan yang diperoleh juga lebih baik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT BP2MI Sulawesi Selatan, Mohd. Agus Bustami, menyampaikan bahwa di masa pandemi Covid-19, pemerintah selalu hadir di tengah rakyat. Terkhusus para PMI purna dan keluarganya, diikutkan dalam program pemberdayaan berupa pelatihan kewirausahaan sehingga dapat mengembangkan ekonomi keluarga. Hal tersebut merupakan amanat Undang-Undang No. 18 Tahun 2017, bahwa negara hadir memberikan pelindungan bagi PMI, bukan hanya dari aspek hukum dan sosial, tetapi juga ekonomi.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Camat Bonto Tiro, Camat Herlang, Kapolsek dan Danramil Bonto Tiro, perwakilan desa dan Kelurahan di Bonto Tiro,  serta Sekjen LSM Lidik Pro, Muh. Darwis beserta tim yang berperan aktif dalam memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini.

Sementara itu Sub Koordinator Pelindungan dan Pemberdayaan PMI, UPT BP2MI Sulawesi Selatan, Purworini Indah Setyasih, mengungkapkan bahwa pelatihan yang akan diberikan kepada peserta adalah pembuatan abon ikan tuna dan sambal tuna, dengan mendatangkan ketua Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-Zahra, Dra. Nuraeni sebagai narasumber. Juga hadir sebagai narasumber lain dari Disperindag, BPJS Ketenagakerjaan, dan Fungsional Pengantar Kerja UPT BP2MI Sulawesi Selatan. []

Humas BP2MI

Advertisement
Advertisement