July 23, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Akan Segera Beroperasi, Bandara Dhoho Kediri Optimis Bakal Dilintasi Kedatangan dan Keberangkatan PMI

2 min read

KEDIRI – Bandara Dhoho Internasional Kediri dinilai memiliki prospek yang cukup bagus. Apalagi jika Bandara Dhoho memiliki rute penerbangan internasional, seperti tujuan Hong Kong, Taiwan hingga negara-negara Timur Tengah.

Hal itu tidak lepas, lantaran wilayah sekitar Kediri merupakan kantong-kantong pekerja migran mulai dari Blitar, Tulungagung hingga Trenggalek. Dengan adanya rute internasional, maka bisa pastikan para calon PMI maupun PMI dari wilayah sekitar tersebut, bakal menggunakan bandara Dhoho Internasional Kediri.

Sekedar diketahui Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Blitar sepanjang 2022 saja mencapai 4.446 orang. Dari ribuan itu tujuan paling banyak ke negara Taiwan. Hal itu tentu menjadi peluang tersendiri bagi Bandara Dhoho Internasional Kediri.

“Kalau rute awal ini hanya penerbangan lokal ya seperti Jakarta, Palembang dan Bali, kalau bisa ke luar negeri pasti lebih banyak lagi karena kita tahu Blitar merupakan salah satu kantong TKI,” kata Verie Sugianto, Kepala Terminal Tipe A Patria Blitar, Kamis (11/01/24).

Bandara Dhoho Kediri direncanakan akan beroperasi secara komersil sebentar lagi di (15/1/2024) besok. Meski sudah beroperasi namun untuk peresmian masih menunggu jadwal yang ditentukan oleh pemerintah pusat.

Bandara berstandar Internasional ini merupakan proyek kerjasama antara pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) unsolicited pertama di Indonesia. Adapun pendanaan dari pihak swasta dalam hal ini PT Gudang Garam Tbk. Bandara Dhoho Kediri memiliki panjang landasan pacu atau runway 3.300 m x 45 m, dan mampu didarati segala jenis pesawat sekelas Boeing 777.

Adapun maskapai yang rencananya mengisi slot penerbangan ada 5 maskapai di antaranya:

  1. Super Air Jet
  2. Batik Air
  3. Lion Air
  4. Sriwijaya Air
  5. City Link

 

Adapun 2 maskapai Super Air Jet dan Batik Air menjadi maskapai pertama di Bandara Dhoho Kediri. Sementara untuk rute penerbangan dipastikan ada dua rute yakni domestik dan internasional.

Dengan begitu bisa dipastikan warga Blitar, Tulungagung hingga Trenggalek bakal bakal memilih Bandara Dhoho Internasional Kediri untuk melakukan perjalanan udara ketimbang Bandara Juanda Surabaya. “Kalau domestik pun kalau wilayah Blitar dan sekitar pasti memilih menggunakan Bandara Kediri daripada Juanda karena jaraknya lebih dekat Kediri ketimbang Surabaya,” imbuhnya.  []

Advertisement
Advertisement