June 25, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Akte Cerai Keluar, Bocil Lima Tahun Menangis Kelimpungan Ditinggal Kedua Orang Tuanya yang Bercerai di Kantor Urusan Perceraian

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Tak bisa dipungkiri, anak yang tidak tahu-menahu dan tidak ikut bersalah, seringkali tertimpa masalah saat kedua orang tuanya bercerai. Kebahagiaan yang menjadi haknya sebagai anak, kebersamaan yang menjadi kebutuhan tumbuh kembangnya, sirna usai kedua orang tua tak mampu menemukan titik gencatan senjata.

Seperti yang terjadi usai sepasang suami istri di Liuzhou, Tiongkok meninggalkan putra mereka yang berusia lima tahun di pendaftaran pernikahan setelah menyelesaikan dokumen perceraian mereka. Anak laki-laki berusia lima tahun itu ditemukan oleh pihak berwenang ketika dia berkeliaran di sekitar aula utama gedung dalam keadaan tertekan dan sendirian.

Dilansir dari media lokal, The Paper, Jumat (26/02/2021), orang tua bocah tersebut pergi secara terpisah tepat setelah menyelesaikan dokumen dan tidak ada pihak yang membawa serta putra mereka.

Saat melihat orang tuanya menghilang, anak itu menjadi ketakutan. Dia mulai menangis kelimpungan dan berteriak.

“Saya ingin ibu saya!” kata bocah itu.

Syukurlah, bocah itu membawa telepon, yang digunakan oleh pihak berwenang untuk menghubungi ayahnya. Namun, mereka segera mengetahui bahwa ayah anak laki-laki tersebut telah meninggalkan kabupaten dan tidak dapat segera kembali untuk menjemput putranya.

Petugas yang bertanggung jawab kemudian membawa bocah itu ke kantor polisi untuk menunggu ayahnya. Yang bisa mereka lakukan hanyalah mencoba menenangkannya dan meyakinkan anak itu bahwa ayahnya akan datang untuk menjemputnya.

Menurut sebuah postingan di Weibo, bocah itu bahkan bertanya kepada petugas apakah dirinya masih bisa bertemu dengan ibunya.

“Apakah ibuku dibawa pergi olehmu?” katanya.

Pada saat ayah bocah itu berhasil pergi ke stasiun, dia bergegas memeluk putranya. Anak laki-laki itu berlari ke arahnya dan berteriak; “Ayah!”.

Gambar-gambar yang dibagikan oleh publikasi Tiongkok berhasil menangkap reuni yang tulus dari ayah dan putranya. Sang ayah sangat diliputi emosi sehingga dia dilaporkan mulai menangis ketika dia memeluk putranya. []

Advertisement
Advertisement