April 22, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Baru Enam Bulan Ditinggal IStri Kembali ke Negara Penempatan, Suami PMI Asal Nganjuk Meregang Nyawa Saat Bekerja Menjadi Sopir Carteran Antar Kota

1 min read

MADIUN – Mati, jodoh, serta rejeki merupakan rahasia Illahi. Tidak ada satupun manusia ini yang mengetahui persis kapan datang dan perginya tiga hal tersebut. Seperti yang terjadi pada Agus (45) seorang pria warga Sukomoro Nganjuk yang berprofesi menjadi sopir dan meninggal dunia lantaran kendaraan yang dikemudikannya terlibat kecelakaan karambol di kawasan Tol Boyolali pada Sabtu (15/04/2023) kemarin.

Menukil Detik Jatim, “Sempat pamit ke anaknya yang dua balita ini ‘le bapak kerja gak mulih telung dino’ (nak, bapak kerja ndak pulang tiga hari),” ucap Kaminah (50) ibu mertua Agus.

Sambil memangku cucunya Satria (3), Kaminah mengatakan Agus berangkat dari rumahnya di Desa Sumengko, Sukomoro pada Selasa (11/04/2023).

“Hari Selasa kemarin berangkatnya hanya pamit ke anaknya dan ndak bilang ke saya mungkin buru-buru,” ujar Kaminah.

Kaminah menambahkan Agus menikahi anaknya Mursini (31). Dari pernikahan itu almarhum dikaruniai 4 anak.

Warga Sumengko Sukomoro yang menjadi sopir kendaraan nahas tersebut meninggal dunia saat sang istri baru bekerja 6 bulan kembali bekerja di rumah majikan. Hal ini membuat istri Agus tak bisa pulang untuk melihat suaminya hingga mendampingi anak-anaknya.

Agus merupakan warga asli Wonosari Caruban Madiun yang kini menjadi warga Nganjuk, tempat kediaman istri dan mertuanya.

Dalam kecelakaan maut ini, sebanyak 6 warga Nganjuk tewas dalam kecelakaan maut di Tol Boyolali. Sementara 5 di antaranya masih satu keluarga.

Kecelakaan maut itu terjadi di Tol Semarang-Solo, tepatnya di Desa Gumokrejo, Kecamatan Teras, Boyolali. Truk muat besi diketahui mengalami rem blong hingga menyeruduk 7 kendaraan lain termasuk mobil travel rombongan warga Nganjuk tersebut. []

 

Advertisement
Advertisement