July 21, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Berenang di Pantai, PMI Asal Ngantang Malang Terseret Arus dan Meninggal Dunia

2 min read

JAKARTA – Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Erik Kurniawan asal Dusun Ngramban, Desa Banturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikabarkan tenggelam dan ditemukan meninggal dunia saat berenang di Pantai Nomi, Ishikawa, Jepang. Erik dikabarkan hanyut karena terpeleset saat berenang di Pantai Nomi bersama tiga temannya.

“Innalillahiwainnailahirojiun. Telah berpulang kembali ke sisi Allah SWT. Teman kami Erik Kurniawan asal dari Malang. Mari kita doakan bersama semoga amal perbuatannya diterima oleh Allah Swt, ditempatkan di surganya Allah Swt dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan ketabahan. Aamiin Ya Rabbal alamin,” kata salah seorang PMI di Jepang, Debi Purwanto, pada Minggu (30/6/2024).

Menurut Debi, korban dikabarkan tenggelam pada Sabtu (29/6/2024) saat berenang bersama tiga orang temannya di Pantai Nomi. Pada saat bermain air, korban terpeleset dan hanyut sampai ke tengah laut.

“Iya kepeleset pada saat berenang bersama tiga temannya di Pantai Nomi tetapi yang meninggal temenku itu. Dia alumni siswa SMK PGRI 3 Tlogomas,” ungkapnya.

Kabar meninggalnya Erik di Pantai Nomi pun tersebar luas di media sosial. Dalam video tersebut diceritakan bahwa korban tenggelam hingga di tengah laut sampai batu-batu pemecah gelombang.

Peristiwa tenggelamnya korban pun akhirnya dilaporkan ke polisi dan pihak keamanan pantai. Dari hasil pencarian korban berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Hingga kini pihak kepolisian setempat masih melakukan pemeriksaan ketiga teman korban.

“Teman renang korban sampai saat ini masih diinterogasi polisi Jepang,” pungkas Debi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, mengatakan sudah mendapat informasi terkait peristiwa tersebut. Saat ini, Disnaker masih menunggu surat penjelasan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) serta UPT Pelayanan Dan Perlindungan Tenaga Kerja (P2TK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur.

“Lagi dikoordinasikan dan dikomunikasikan. Kita sudah dapat informasi tersebut. Kita juga masih menunggu surat resmi terkait kepulangan jenazah,” kata Totok kepada wartawan. []

Sumber Berita Satu

Advertisement
Advertisement