July 21, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Bergeser, Sepanjang 2023, Taiwan Menjadi Negara Tujuan Penempatan PMI Favorit Warga Ngawi

2 min read
Kepala Bidang Tenaga Kerja DPPTK Ngawi, Supriyadi (Foto Istimewa)

Kepala Bidang Tenaga Kerja DPPTK Ngawi, Supriyadi (Foto Istimewa)

SURABAYA – Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi mencatat sebanyak 96 orang telah mendaftar dan siap menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri, pada bulan Januari tahun 2024.

Dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Group) Senin (29/1), Kepala Bidang Tenaga Kerja DPPTK Ngawi, Supriyadi menyampaikan data yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi terkait kenaikan jumlah Pekerja Migran Indonesia asal Ngawi.

“Pada tahun 2023 PMI asal Ngawi sebanyak 1.676 jiwa, jumlah itu naik 67 jiwa jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebanyak 1.609 jiwa” ujarnya.

Hal tersebut menunjukkan minat masyarakat Ngawi untuk bekerja di luar negeri sebagai pekerja migran Indonesia masih sangat tinggi dan cenderung meningkat.

Mereka saat ini telah mengurus persyaratan proses penerbitan surat untuk diberangkatkan ke luar negeri.

Dari data jumlah PMI beberapa tahun terakhir dapat diketahui bahwa Pekerja Migran Indonesia asal Ngawi beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan, dengan negara tujuan kerja yang paling diminati adalah Taiwan.

“Negara tujuan yang paling diminati adalah Taiwan” ujarnya ketika dihubungi tim Jawa Pos Radar Madiun pada Minggu (28/1/2024).

Ia menjelaskan jumlah pekerja migran asal Ngawi di Taiwan saat ini sebanyak 698 orang.

Disusul Malaysia yang menjadi negara favorit kedua dengan jumlah sebanyak 497 orang.

Selain itu mereka juga tersebar di beberapa negara lainnya seperti Hongkong, Singapura, Jepang, Korea, dan Brunei Darussalam.

“Rata-rata mereka bekerja di bidang formal dan informal” kata Supriyadi.

Meskipun jumlah pekerja migran asal Ngawi meningkat, dirinya mengklaim bahwa sebenarnya lapangan pekerjaan di Ngawi sendiri juga mengalami peningkatan. Hal itu dibuktikan dengan berdirinya sejumlah perusahaan baru di Kabupaten Ngawi.

Ia mengatakan pada tahun 2024 ini ada empat perusahaan baru yang mulai dibangun. Tujuannya adalah mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Ngawi. []

Advertisement
Advertisement