April 24, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dahsyatnya Manfaat pada Rumah yang Didalamnya Sering Dibacakan Ayat Quran

3 min read

JAKARTA –  Membaca Al-Qur’an termasuk ibadah paling utama yang memiliki berbagai keutamaan. Bahkan, ibadah membaca Al-Qur’an ini akan diganjar dengan pahala yang berkali-kali lipat.

Sebagaimana diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir yang artinya: Rasulullah Shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. al-Baihaqi).

Sungguh merugi orang-orang yang tidak membacanya. Dan alangkah bahagianya orang-orang yang memperbanyak membaca Al-Qur’an di dalam rumahnya.

Melansir Islampos.com, membaca Al-Qur’an dapat membuat rumah wangi  dan sejuk serta mengusir setan dari dalam rumah. Diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy’ari bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Perumpamaan orang beriman yang membaca Al-Qur’an laksana pohon utrujjah (beraroma semerbak wangi); aromanya wangi dan rasanya enak.

Dan perumpamaan orang beriman yang tidak membaca Al-Qur’an laksana buah kurma; aromanya tidak terasa, tetapi rasanya enak. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an laksana tumbuh-tumbuhan raihanah (yang berbau harum); aromanya wangi tapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an laksana hanzalah; aromanya tidak ada dan rasanya pahit,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Orang yang membaca Al-Qur’an di rumah dengan khusyuk, akan menjadikan malaikat mendekat kepadanya.

Banyak membaca Al-Qur’an di rumah selain mendapat ganjaran yang berlipat-lipat dari Allah SubhanahuwaTa’ala, kita pun akan merasakan nikmatnya berada di dalam rumah. Wangi dan sejuknya keadaan rumah yang dibacakan Al-Qur’an akan terasa.

Ditambah dengan kekhsyuan membaca Al-Qur’an, melengkapi rumah kita menjadi lebih berkah dengan datangnya malaikat di rumah kita.

Wangi dan sejuknya keadaan rumah ini, bukan hal yang dapat dirasakan oleh panca indera. Melainkan keadaan di rumah akan lebih terasa begitu tenang dan menentramkan. Baik itu, karena anggota keluarga kita menjadi pribadi yang baik. Maupun ketidak adaan masalah yang begitu rumit di dalam rumah yang dapat menganggu pikiran kita.

Dikutip okezone.com dari laman Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (JATMAN), ada 4 keistimewaan rumah yang di dalamnya sering dibacakan Al-Qur’an.

 

  1. Setan tidak masuk ke rumah

Setan selalu berupaya menggelincirkan manusia. Salah satu cara setan ialah dengan mengganggu dan merusak keharmonisan keluarga. Apabila keluarga tidak harmonis maka akan timbul banyak konflik.

Dengan rutin membaca Al-Qur’an di dalam rumah, maka setan akan kesulitan untuk memasuki rumah tersebut. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Setan berlari dari rumah yang dibacakan surah Al Baqarah di dalamnya”. (HR. Ahmad).

 

  1. Suasana rumah nyaman dan sehat

Rumah yang dibacakan Al-Qur’an akan bercahaya. Dalam salah satu riwayat disebutkan, “Terangilah rumahmu dengan membaca Al-Qur’an”.

Al-Qur’an merupakan petunjuk kehidupan yang apabila diikuti akan mampu mengeluarkan seseorang dari kegelapan. Kegelapan sikap, kegelapan cara pandang, kegelapan keyakinan dan lain sebagainya. Al-Qur’an juga disebut sebagai Syifa (obat). Rumah yang dibacakan Al-Qur’an akan menjadi rumah sehat yang bisa mengobati siapapun yang tinggal di dalamnya.

 

  1. Suasana rumah jadi hidup

Rumah yang sepi dari bacaan Al-Qur’an akan seperti kuburan. Penghuni rumah yang tidak menyempatkan waktunya untuk membaca Al-Qur’an, di rumah akan dilanda kekosongan spiritual. Membaca Al-Qur’an dengan tadabbur dan tartil akan menghidupkan hati sehingga tidak lalai.

Al-Qur’an adalah hidangan Allah yang bisa dinikmati oleh manusia agar mendapatkan petunjuk dan rahmat dari-Nya. Membaca Al-Qur’an jadi bagian zikrullah untuk selalu mengingat Allah. Nabi Muhammad bersabda, “Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada zikrullah dan rumah yang tidak ada zikrullah di dalamnya ialah seperti orang yang hidup dan orang mati”. (HR. Muslim).

 

  1. Mendapat pahala jariah dan hidupkan sunnah

Membaca Al-Qur’an adalah bagian dari upaya meneladani Nabi Muhammad SAW dan menghidupkan sunnah, selain mendapatkan ganjaran pahala dan kebaikan, membaca Al-Qur’an juga sebagai upaya melestarikan amalan Nabi dan orang-orang yang saleh.

Orang tua yang selalu membaca Al-Qur’an baik sendiri maupun saat bersama anak-anaknya akan menjadi keteladanan yang melahirkan amal jariah. Anak biasanya akan meneladani perilaku orang tuanya.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang menghidupkan sunnahku yang kemudian diamalkan oleh orang lain, maka ia memperoleh ganjaran orang yang mengamalkan tersebut hal tersebut tanpa berkurang dari ganjarannya sedikit pun.” (HR. Ibnu Majah).  []

Advertisement
Advertisement