Dalam 10 Hari Terakhir, Pasien Positif Corona di Jawa Timur Naik 10 Kali Lipat

Prime Banner

SURABAYA – Wabah virus corona atau COVID-19 di wilayah Jawa Timur semakin meluas. Merujuk pada tabulasi data official Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui laman http://infocovid19.jatimprov.go.id/, total jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi sebanyak 66 orang dimana 4 dari mereka telah dinyatakan meninggal dunia.

Total pasien positif corona yang tersebar di sejumlah kabupaten maupun kota itu menunjukkan kenaikan lebih dari 10 kali lipat dalam kurun waktu 10 hari. Demikian ini semenjak enam pasien positif corona pertama diumumkan Pemerintah Provinsi Jatim, Selasa (17/03/2020) lalu.

Sejak saat itu, secara perlahan pasien positif corona terus bertambah. Dalam satu pekan saja, yang rutin disampaikan Gubernur Khofifah dalam konferensi pers di Gedung Grahadi Surabaya. Pasien positif corona telah mencapai 41 orang.

Seiring dengan lonjakan jumlah pasien terkonfirmasi positif corona tersebut. Jumlah pasien dengan status PDP atau Pasien Dalam Pengawasan pun juga naik signifikan, mencapai 125 PDP dari semula 16 orang.

Bahkan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik ratusan kali lipat dari 25 orang menjadi 3781 ODP selama 10 hari terakhir sejak pertama kali diumumkan.

Kendati demikian, Case Fatality Rate (CFR) atau persentase pasien meninggal dunia dalam kasus Covid-19 di Jawa Timur cukup rendah. Yakni hanya 5 persen, sementara CFR secara nasional berada di kisaran 8 persen.

Berdasar data terakhir, pasien positif corona yang meninggal dunia di Jawa Timur 4 orang. Sedangkan pasien yang sudah dinyatakan sembuh ada 8 orang.

Perlu diketahui, peta persebaran virus corona di Jatim per tanggal 27 Maret 2020 pukul 17.00 WIB. Terdapat 66 pasien positif corona, lalu 267 PDP. Kemudian 3.781 ODP dan empat orang meninggal dunia. Serta delapan pasien dinyatakan sembuh.

Sebanyak 66 pasien positif corona tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Antara lain, Surabaya, Sidoarjo, Gresik,  Magetan, Kediri, Blitar Raya, Malang Raya, Lumajang, Jember dan Situbondo.

Sedangkan, PDP tersebar hampir diseluruh Provinsi Jawa Timur. Kecuali Kabupaten Sampang dan Sumenep. []

You may also like...