August 12, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dari Negara Penempatan, Seorang PMI “Wadul” di Medsos, Diancam Suami Jika Tak Kirim Uang, Polisi Turun Tangan, Ternyata . . .

2 min read

JAKARTA – Unggahan di sosial media milik SUK (31) menarik perhatian personil Kepolisian. Pasalnya, dalam unggahan tersebut SUK menyatakan mendapat ancaman dari suaminya di kampung halaman jika tidak mengirim uang.

Merespon hal tersebut, Polisi mendatangi rumah SS (35) seorang laki-laki warga Kabupaten Serang, Banten suami SUK.

SUK mengaku diancam dan anaknya-anaknya akan ditelantarkan jika SUK tidak mengirimkan uang ke SS.

Pihak Polsek Carenang bersama Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kecamatan Carenang mendatangi kediaman SS di Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.

“Kami bersama Tim P2TP2A Kecamatan dan staf Desa Teras, langsung mendatangi kediamannya untuk memastikan informasi tersebut,” kata Kapolsek Carenang AKP Samsul Fuad membenarkan hal tersebut, Kamis (02/05/2022).

Setelah dilakukan pengecekan langsung pada Rabu (01/06/2022) menurut pengakuan suami pelapor yang bersangkutan tidak pernah mengancam istrinya.

Termasuk menelantarkan apalagi sampai menghilangkan nyawa anak-anaknya sendiri.

“Pada saat dilakukan pengecekan sang suami mengaku tidak pernah mengancam seperti itu kepada istrinya yang saat ini menjadi TKW,” katanya.

Ia juga menyebutkan, kondisi ketiga anaknya kini dalam keadaan sehat dan dalam perawatan sang suami.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga meminta keterangan SUK melalui sambungan telpon seluler.

Dalam keterangannya, SUK mengaku khawatir terhadap anak-anaknya. Karena dirinya belum bisa mengirimkan uang bulan ini.

Maka tanpa pikir panjang dirinya meminta pertolongan melalui media sosial.

Guna mencegah kejadian itu, pihaknya bersama dengan Tim P2TP2A memberikan arahan berupa nasihat kepada SS untuk senatiasa menjaga, merawat anak-anaknya dan menahan emosinya.

Fuad menegaskan dari data kepolisian SUK pernah memiliki catatan kepolisian. Lantaran pernah dilaporkan SS karena telah menyiramnya dengan air panas hingga luka cukup serius di beberapa area tubuh suaminya.[]

Sumber Tribun Jabar

Advertisement
Advertisement