September 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Depresi, Hidup Sendirian, Istri yang jadi PMI Belasan Tahun Tak Ada Kabar, Andong Gantung Diri

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

LANDAK – Nasib tragis dialami oleh seorang pria bernama Andong (45) yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon rambutan tak jauh dari rumahnya pada Minggu (14/03/2021) kemarin.

Jasad Andong kali pertama ditemukan oleh tetangganya yang sedang melintas tak jauh dari TKP sekira pukul 04:30 pagi.

Mengutip Tribun Pontianak, Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan melalui Kapolsek Meranti Ipda Hendra membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya murni gantung diri, tidak ada ditemukan kejanggalan lainnya,” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, orang yang pertama kali melihat peristiwa itu adalah Ajis. Dimana saat itu Ajis hendak ke kebun untuk menoreh karet.

Kemudian saat diperjalanan berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya, melihat seseorang yang lehernya tergantung di pohon rambutan tepatnya di depan Kantor Desa Tahu.

Merasa ketakutan, Ajis kemudian berteriak dan memberi tau pamannya serta memberi tau warga lainnya.

“Sekitar pukul 05.00 WIB warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu langsung memotong tali gantung yang terbuat dari kulit kayu. Kemudian korban diturunkan dan dibawa ke rumah korban yang berjarak 30 meter dari TKP,” jelas Kapolsek.

Selanjutnya jenazah dikebumikan pada tanggal 14 Maret 2021 sekira Pukul 16.30 WIB. Diketahui almarhum Ondong tinggal di rumahnya seorang diri.

Serta mempunyai satu orang istri yang saat ini bekerja di luar negeri menjadi PMI, dan sudah belasan tahun lamanya tidak pulang dan tidak ada kabar. Mempunyai dua orang anak yang sudah berkeluarga dan tinggal di Kecamatan Menyuke dan Ketapang.

“Korban tinggal sendiri di rumahnya tanpa ada orang yang ikut tinggal bersama almarhum,” terang Ipda Hendra.

Selain itu diketahui, korban pernah melakukan aksi percobaan bunuh diri pada tahun 2013. Beberapa hari sebelum kejadian, tidak ada permasalahan apapun dan tidak ada keluhan, serta tidak ada kejanggalan lain mengenai prilaku korban.

“Tidak menutup kemungkinan almarhum melakukan aksi gantung diri dikarenakan mengalami depresi, karena ditinggal istri dan anaknya serta tinggal seorang diri di rumahnya,” pungkas Kapolsek. []

Advertisement
Advertisement