April 18, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ditemukan Lagi, Serombongan PMI Diduga Ilegal Diturunkan Paksa Di Lautan

3 min read

JAKARTA – Setelah sebelumnya sebanyak 127 pekerja migran Indonesia ilegal ditemukan sedang berusaha berenang ke bibir pantai di kawasan Serdang Bedagai pada Kamis (11/01/2024) dini hari, hari ini  (13/01/2024) beredar kabar, kembali ditemukan sebanyak 67 PMI yang juga diduga ilegal terdampar di Pantai Cermin Desa Kuala Lama Dusun V Kecamatan Pantai Kabupaten Serdang Bedagai oleh para nelayan yang tengah mencari ikan.

Selanjutnya Pekerja Migran asal Indonesia tersebut kemudian ditolong oleh nelayan dan selanjutnya dibawa ke Kantor Camat Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai.

Mengutip GN TV, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, salah seorang Pekerja Migran asal Indonesia yang bekerja di Malaysia yang diselamatkan oleh para nelayan, kalau mereka (puluhan Pekerja Migran Indonesia) merupakan para Pekerja Migran asal Indonesia yang masuk dan bekerja di Malaysia secara Ilegal (tidak resmi). Sehingga pada saat akan pulang (kembali) dari Malaysia ke Indonesia, mereka (Ratusan Pekerja Migran Indonesia) menaiki Kapal Tongkang dan diturunkan agak jauh dari bibir pantai. Ucap warga yang nama nya tidak mau di publikasikan.

“Kami (ratusan Pekerja Migran Indonesia) berada di Kapal Tongkang kurang lebih selama 28 jam dan terombang-ambing di Laut sembari mengelilingi sejumlah pulau guna menghindari Patroli Polisi Keamanan Laut baik Polisi Keamanan laut dari Malaysia dan Indonesia, lalu pada saat tiba di perairan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai, kami langsung diturunkan oleh pemilik Kapal Tongkang dengan posisi Kapal Tongkang masih jauh dari bibir pantai. Selanjutnya kami pun harus berjalan kaki menuju bibir pantai, walau pun pada saat itu ombak laut masih tinggi dan air laut pun setinggi dada kami. Namun kami tengah beruntung, karena pada saat itu kami bertemu oleh para nelayan dan ditolong oleh para nelayan dan akhirnya kami pun dibawa ke Kantor Camat Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Kalau saat itu kami tidak bertemu dan tidak ditolong oleh para nelayan mungkin banyak dari kami yang bakal meninggal dunia dan tenggelam lantaran diterjang ombak laut.” ungkap salah seorang Pekerja Migran Indonesia.

Sementara itu Muhammad Fazar Kurniawan, S.IP selaku Camat Pantai Cermin mengatakan, bahwa para Pekerja Migran Indonesia tersebut, tiba di perairan Pantai Cermin dengan menggunakan Kapal Tongkang melalui jalur tidak resmi (Ilegal). Para Pekerja Migran Indonesia ini berasal dari sejumlah Provinsi di Sumatera dan Luar Sumatera.

“Berdasarkan dari hasil pendataan yang dilakukan oleh petugas kita (Petugas Kecamatan Pantai Cermin) yaitu kalau para Pekerja Migran asal Indonesia yang masuk dan bekerja di Malaysia melalui jalur tidak resmi (ilegal) ini, bukan hanya berasal dari Provinsi Sumatera aja, tetapi ada juga yang berasal dari Luar Sumatera . Sementara untuk jumlahnya sendiri yaitu para Pekerja Migran Indonesia ini berjumlah sebanyak 67 orang diantaranya 50 laki-laki, 14 Perempuan, 3 Balita dan saat ini mereka kemudian telah dipulangkan secara mandiri ke daerahnya masing-masing, ” ungkap Fazar selaku Camat Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai.

Fazar selaku Camat Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai menambahkan kalau kejadian penemuan terdamparnya para Pekerja Migran asal Indonesia baru kali ini terjadi di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai.

“Saya meminta kepada seluruh warga masyarakat Indonesia yang hendak bekerja keluar negeri kiranya dapat melakukannya melalui jalur resmi dan menghindari agen-agen tidak resmi, itu semua demi keamanan dan ke selamatan diri anda sendiri.” ucap Camat Pantai Cermin. []

 

Advertisement
Advertisement