May 31, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dua WNI yang Hilang Di Turki Usai Gempa Bumi, Hingga Kini Belum Ditemukan

2 min read

JAKARTA – Dua Warga Negara Indonesia (WNI) di Dyarbakir, Turki yang sempat dinyatakan hilang kontak pascagempa mematikan pada 6 Februari lalu, telah ditemukan. Namun, keduanya sudah meninggal saat ditemukan di reruntuhan Apartemen Galeria di Kota Dyarbakir (17/02/2023).

Demikian keterangan resmi KBRI Ankara, Sabtu (18/02/2023). Setelah jenazah ditemukan, proses identifikasi dilakukan dengan dukungan Tim DVI Polri yang saat ini sedang berada di Hatay. Dari hasil identifikasi tersebut, kedua jenazah yang ditemukan dapat dikonfirmasi identitasnya.

Dengan ini, jumlah WNI yang meninggal dunia yang semula 2 orang menjadi 4 orang akibat gempa yang mengguncang Turki dan Suriah.

Sebelumnya, pada 16 Februari 2023, Tim gabungan KBRI Ankara – INASAR (BASARNAS) yang dipimpin langsung Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha, berangkat menuju Diyarbakir untuk melakukan pencarian kedua WNI tersebut, yaitu Irma Lestari asal Lombok dan Ni Wayan Supini asal Bali.

Tim berkoordinasi dengan AFAD (Badan Penanggulangan Bencana Turki) untuk proses pencarian di apartemen Galeria Residence, tempat kedua WNI tersebut menetap.

“Kita semua sangat berduka cita. Insya Allah dengan telah terkonfirmasinya jenazah kedua saudara kita, KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri akan segera mengupayakan pemulangan jenazah ke kampung halaman masing-masing,” kata  kata Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal.

Saat ini Tim sedang melakukan pemulasaraan dan membawa jenazah dari Diyarbakir ke Adana untuk proses pemulangan ke tanah air.

Jenazah akan diberangkatkan dari Adana ke Jakarta tanggal 22 Februari 2023.

Irma Lestari dan Ni Wayan Supini merupakan pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai spa therapis professional di Dyarbakir. Apartemen tempat mereka tinggal hancur total akibat gempa. Total terdapat 89 korban meninggal di apartemen tersebut.

Dilaporkan, 500 WNI berada di sekitar lokasi gempa bumi. 128 orang sudah berhasil dievakuasi oleh Tim KBRI Ankara.

Sisanya dalam keadaan selamat dan sudah mendapatkan tempat penampungan yang aman di sekitar wilayah gempa. 10 WNI mengalami luka berat dan sudah ditangani oleh KBRI Ankara. []

Advertisement
Advertisement