November 28, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Gegara Tik Tok, Seorang PMI Dipulangkan Majikan

2 min read
Prime Banner

SINGAPURA – Seorang wanita pemilik akun Tiktok @devianapramaya menceritakan pengalaman pahitnya saat pekerja migran Indonesia (PMI) di Singapura. Wanita berambut panjang tersebut bekerja menjadi pekerja rumah tangga (PRT) pada keluarga majikan yang beragama Islam.

Semula tidak ada masalah dalam pekerjaanya. Ia masih menjalankan tugasnya sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di rumah majikannya. Namun rupanya, selain bekerja, ia juga aktif di media sosial Tiktok. Ia kerap kali membuat konten-konten video di Tiktok dan mengunggahnya.

Hingga suatu hari, ia mengunggah video tentang makan daging babi yang akhirnya viral. Sang majikan mengecek link Tiktok miliknya yang diketahui dari Wifi di rumah tersebut. Dari sana sang majikan mengetahui kelakuannya di Tiktok dan mengecek seluruh video Tiktoknya, hingga akhirnya marah dan mencurigai PRT nya tersebut membawa dan mengonsumsi daging babi di rumah majikannya.

Ia pun menjelaskan bahwa video yang diunggahnya di Tiktok itu bukan hal yang sebenarnya, hanya sekedar konten. Ia pun sempat minta maaf dan bersumpah di atas Alquran jika ia tidak makan dan membawa daging babi ke rumah majikannya.

Setelah mendapat penjelasan tersebut, sang majikan memaafkannya, namun tidak bisa lagi mempekerjakannya sebagai PRT di rumah tersebut karena alasan tidak suka dengan kepribadian PRT nya.

Ia kemudian dipecat oleh majikannya dan dipulangkan ke Indonesia malam itu juga. Terlihat ia tengah berada di dalam pesawat Singapore Airlines dan memfoto boarding pass tujuan Singapura-Surabaya tertanggal 21 Oktober 2020.

“Hari ini employer aku mendadak mengusir aku, aku suruh pulang. Malam ini aku pulang Indonesia,” katanya.

“Ini pelajaran buat kita semua, dia tidak mau terima kepribadian saya. Dia bilang kerja saya oke tapi gak mau terima kepriabdian saya aja,” katanya lagi.[]

Advertisement