January 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Hawa Dingin Menyerang Hong Kong, Tiga Lagi Korban Meninggal Dunia, Begini Cara Kerja Hawa Dingin Membunuh Manusia

2 min read
Prime Banner

HONG KONG – Dalam durasi waktu yang berdekatan, dua orang warga Hong Kong dilaporkan kehilangan nyawa akibat serangan hawa dingin.

Kejadian pertama di Shau Kei Wan dini hari (10/01/2021) tadi, saat seorang warga menyaksikan kerabatnya tiba-tiba pingsan. Setelah bantuan medis yang dihubungi datang, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Peristiwa kedua terjadi di kawasan King’s Road, Quarry Bay dalam waktu yang hampir bersamaan. Korban seorang pria dikira pingsan oleh seorang pejalan kaki. Namun setelah bantuan medis datang, pria tersebut didapati sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Pagi hari tadi sekira pukul 5, seorang perempuan di Tseung Kwan O, juga mengalami hal serupa. Setelah didapati pingsan di dalam tempat tinggalnya, perempuan yang disebut berusia 63 tahun tersebut telah meninggal dunia saat petugas medis datang menolongnya.

Sehari sebelumnya (09/01/2021), sekurangnya lima korban meninggal dunia akibat serangan hawa dingin.

Suhu Ada yang -1,3, Serangan Hawa Dingin di Hong Kong Mulai Memakan Korban Jiwa

Suhu udara perkotaan yang rata-rata berada di kisaran 5 hingga 7 derajat celcius, dan di pegunungan yang memiliki suhu dibawahnya, bahkan beberapa kawasan mencapai minus, membuat musim dingin di Hong Kong kali ini terdingin dalam lima tahun belakangan setelah sebelumnya pada tahun 2016 pernah terjadi situasi serupa.

Seorang ahli menjelaskan, hawa dingin yang menyerang manusia mengakibatkan perangsangan penyempitan pembuluh darah dan berakibat pada serangan jantung mendadak atau secara medis disebut artiosklerosis.

Hawa dingin akan meningkatkan viskositas trombosit dan firban dalam pembuluh darah hingga mempercepat pembekuan, berpotensi meningkatkan resiko penyumbatan.

Penjelasan ahli tersebut bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Dengan penjelasan seperti itulah, hawa dingin yang menyerang manusia bekerja menghilangkan nyawa. []

Advertisement
Advertisement