November 28, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

IDI : Orasi, Teriakan Yel-Yel, dan Bernyanyi Menjadi Sarana yang Potensial Tularkan COVID-19 di Kalangan Demonstran

1 min read
Prime Banner

JAKARTA – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) khawatir akan aksi demonstrasi massa yang terjadi belakangan ini. Ia menganggap munculnya massa yang banyak akan memicu lonjakan Covid-19 di Tanah Air.

Hal ini disampaikan oleh ketua Tim Mitigasi PB IDI, Dr M Adib Khumaidi, SpOT dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (09/10/2020). Adib mengatakan, peristiwa demonstrasi mempertemukan ribuan orang yang kemungkinan akan saling menularkan kepada orang lain.

Ia juga berpendapat seruan dan nyanyian yang digaungkan para demonstran akan menularkan kepada para demonstran lainnya. Khususnya bila mereka tidak menggunakan masker.

“Berbagai seruan (orasi) nyanyian maupun teriakan dari peserta demonstrasi tersebut tentu mengeluarkan droplet dan aerosol yang berpotensi menularkan virus terutama Covid,” kata Adib seperti yang dilansir ANTARA.

Ditambah lagi banyaknya kemungkinan peserta demonstrasi yang datang dari kota atau wilayah yang berbeda. Ia khawatir akan ada lonjakan satu sampai dua minggu mendatang.

“Bahkan, diperkirakan akan terjadi lonjakan masif yang akan terlihat dalam waktu 1-2 minggu mendatang,” papar Adib.

Saat ini, klaster-klaster baru penularan Covid terus bermunculan dalam beberapa minggu terakhir karena sejumlah wilayah di Indonesia mulai melepas PSBB dan membuka wilayahnya kembali untuk pendatang yang berarti lebih banyak orang yang menjalani aktivitas di luar rumah.

“Termasuk, peristiwa demonstrasi yang terjadi beberapa hari belakangan ini,” ucapnya.[]

Advertisement