May 31, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jangan Buru-Buru Senang Karena Koneksinya Kencang, Menggunakan WiFi berdampak Negatif Lho

2 min read

JAKARTA – Siapa yang tak kenal Wifi? teknologi jaringan nirkabel yang menggunakan gelombang radio untuk menyediakan akses internet tanpa kabel dengan kecepatan yang tinggi ini ternyata memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Dikutip dari alodokter.com dan liputan6.com, berikut ini beberapa dampak negatif penggunaan Wifi pada manusia yaitu:

 

  1. Bisa merusak sel-sel tubuh

Saat seseorang memanfaatkan wifi ataupun peralatan elektronik dengan perangkat wifi, maka akan terpapar dengan gelombang radio dan sebagian akan terserap oleh tubuh. Kekhawatiran yang timbul yaitu kemungkinan pengaruh gelombang radio ini terhadap kerusakan sel-sel di dalam tubuh, sehingga memicu pertumbuhan sel-sel kanker.

Hingga saat ini, efek yang telah terbukti secara ilmiah dari paparan frekuensi radio tersebut adalah kenaikan suhu tubuh, sekitar 1 derajat celcius. Namun, hanya ditemukan pada lokasi tertentu dengan paparan yang sangat tinggi. Pada paparan normal, tidak ditemukan kenaikan temperatur yang berdampak pada kesehatan manusia.

 

  1. Dapat meng-ekspose tubuh

Para remaja memutuskan untuk melakukan percobaan untuk melihat apakah wifi memiliki dampak pada kesehatan. Mereka kemudian mengambil 400 biji cress (lepidium sativum) dan memisahkannya di antara 12 kontainer yang berbeda.

Semua kontainer disimpan di ruangan yang sama, pada suhu yang sama, dengan jumlah air yang sama. Enam dari kontainer diletakkan di sebelah router wifi yang memancarkan jenis radiasi yang sama dengan ponsel. Setelah 12 hari, hasilnya sangat mengejutkan.

Eksperimen mereka menyimpulkan bahwa radiasi wifi dapat mengekspos tubuh Anda ke elemen yang sangat memengaruhi kesehatan Anda. Para remaja itu pun berpendapat sudah seharusnya seseorang tidur dengan ponsel yang jauh atau diletakkan di ruangan lain dan komputer harus dimatikan agar mendapatkan istirahat yang berkualitas.

 

  1. Radiasi yang masih ditoleransi

Wifi tergolong memancarkan radiasi non-ionisasi atau energi rendah. Radiasi yang hampir sama dengan yang dikeluarkan sinyal telepon genggam, gelombang radio, televisi, microwave, dan radiasi sinar ultraviolet (UV).

Sinyal dari wifi dan WLAN tergolong sangat kecil, yaitu sekitar 0,1 watt pada komputer dan router. Angka tersebut masih dapat diterima dalam batas radiasi yang dikeluarkan organisasi internasional. Bahkan, gelombang radio yang dikeluarkan oleh wifi lebih rendah dibandingkan dengan telepon genggam.

Survei terbaru mengungkap, paparan gelombang radio dari basis utama dan teknologi nirkabel publik tergolong masih jauh di bawah batas internasional yang diperbolehkan. Meski begitu, paparan radiasi yang dihasilkan wifi juga bisa dipengaruhi oleh hal lain, misalnya penempatan router wifi yang tidak tepat.

Maka dari itu, pastikan untuk menempatkan router wifi setidaknya 20 sentimeter dari dalam rumah. Hal ini bertujuan untuk mengurangi paparan radiasi yang dihasilkan dari wifi.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), kemudian melakukan studi untuk memperoleh bukti ilmiah. Disusul dengan pernyataan WHO, selama paparan berada di bawah frekuensi radio yang dapat ditoleransi, yaitu 0-300 GHz, tidak diketahui adanya efek terhadap kesehatan tubuh manusia. Namun, frekuensi radio yang melebihi batas tersebut tergolong tidak sehat.  []

Advertisement
Advertisement