September 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jangan Gagal Paham, Begini Hikmah Dibalik Anjuran Mencukur Bulu Ketiak dan Kemaluan

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

JAKARTA – Mencukur bulu kemaluan dan bulu ketiak merupakan bentuk kesunahan. Sebab, tujuan utamanya ialah agar tubuh kita bersih dari kotoran.

Tetapi lebih dari itu, mencukur bulu kedua bagian tubuh itu sesungguhnya memiliki hikmah yang luar biasa. Para ulama menyebutnya secara rinci di dalam literatur keislaman.

Sulaiman Al-Bujairimi, dalam Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khathib, jilid 1, halaman 337, menyebutkan hikmah dibalik perintah mencukur bulu kemaluan, sebagai berikut:

Artinya: “Yang paling afdhal bagi laki-laki adalah mencukur bulu kemaluan, sedangkan bagi perempuan adalah mencabutnya. Para ulama berkata tentang hikmahnya, ‘Bahwa mencabut bulu kemaluan itu bisa mengendalikan syahwat, sedang mencukurnya itu bisa menguatkan syahwat. Berbeda dengan ulama dari kalangan Madzhab Maliki, mereka menyatakan; ‘Karena mencabut bulu kemaluan (bagi perempuan) itu bisa melembutkan kemaluannya.”

Suami Panik Saat Istri Mengaku di Hong Kong Dianiaya Majikan

Sementara itu, Ibnu Hajr Al-Asqalani, dalam Fathul Bari, jilid 10, halaman 344 menyebut hikmah dibalik disunahkannya membersihkan bulu ketiak, sebagai berikut;

Artinya: “Hikmah dari mencabut bulu ketiak adalah bahwa ketiak merupakan tempat bersemayamnya bau tak sedap. Dan bau tak sedap itu akibat dari daki yang bercampur dengan keringat yang ada di dalam ketiak yang kemudian menyebabkan bulu ketiak menjadi kempal dan lebat. Lantas disyariatkan mencabut bulu di ketiak dimana pencabutan tersebut bisa melemahkan bulu ketiak kemudian mengurangi baunya. Berbeda dengan mencukurnya yang malah menguatkan bulu dan melebatkannya sehingga semakin menambah bau (tak sedap) ketiak tersebut.”

Adab Merawat Bulu Kemaluan Dalam Islam

Setiap apa yang Allah tentukan di dalam hukum Islam pasti memiliki hikmah yang besar di dalamnya. Tidak ada sesuatu yang Allah ciptakan di dunia yang sia-sia, semuanya memiliki hikmah dan pelajaran penting bagi manusia. Itu bedanya Allah dengan makhluk, Allah menciptakan sesuatu pasti ada manfaat dan hikmahnya, sementara manusia tidak demikian, apa yang dibuat manusia kadang bersifat sementara dan malah tidak memberi manfaat apapun bagi yang lain.

Jadi sudah jelas, yak, apa hikmah-hikmah dibalik umat Islam disunnahkan untuk membersihkan bulu ketiak dan bulu kemaluan. Semoga bermanfaat bagi semua sahabat Akurat. Amin.[]

Sumber: NU Online

Advertisement
Advertisement