Jika Rutin Dilakukan, Begini Dahsyatnya Manfaat 30 Menit Berjalan Kaki Setiap hari
3 min read
JAKARTA – Jalan kaki merupakan salah satu bentuk olahraga paling sederhana yang bisa dilakukan siapa saja. Meski terlihat ringan, aktivitas ini ternyata dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan jika dilakukan secara rutin.
Bahkan, hanya dengan berjalan kaki selama 30 menit setiap hari, seseorang dapat meningkatkan kesehatan jantung, menjaga berat badan, hingga memperbaiki kualitas tidur.
Selain tidak memerlukan peralatan khusus, jalan kaki juga mudah dimasukkan ke dalam rutinitas harian. Berikut sejumlah manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari yang perlu diketahui.
1. Menurunkan risiko penyakit terkait penuaan
Berjalan kaki setidaknya 30 menit per hari dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit yang sering muncul seiring bertambahnya usia. Beberapa di antaranya adalah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, hingga penyakit paru-paru seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Sebuah penelitian juga menemukan bahwa jalan kaki cepat dapat menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyebab hingga 20 persen.
2. Mengurangi risiko gangguan kognitif
Selain bermanfaat bagi tubuh, jalan kaki juga berperan dalam menjaga kesehatan otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ini dapat membantu mengurangi risiko demensia dan gangguan kognitif lainnya.
Salah satu studi menemukan bahwa berjalan sekitar 3.800 langkah per hari atau setara dengan 38 menit berjalan cepat dapat menurunkan risiko demensia hingga 25 persen.
3. Menjaga kesehatan mental
Jalan kaki dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mendukung kesehatan mental. Aktivitas fisik diketahui mampu meningkatkan produksi dopamin, yaitu hormon yang berperan dalam menciptakan perasaan senang dan nyaman.
Penelitian pada kelompok dewasa muda menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit setiap hari dapat membantu menurunkan risiko depresi hingga 25 persen.
4. Membantu menjaga berat badan
Melakukan jalan kaki secara rutin dapat membantu menurunkan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), serta persentase lemak tubuh.
Perubahan tersebut berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik dan dapat membantu mengurangi risiko diabetes. Meski bukan olahraga dengan intensitas tinggi, jalan kaki tetap menjadi pilihan efektif untuk mendukung program pengelolaan berat badan jika dilakukan secara konsisten.
5. Meningkatkan kualitas tidur
Jalan kaki juga dapat membantu seseorang mendapatkan tidur yang lebih berkualitas. Sebuah penelitian yang melibatkan 59 peserta menemukan bahwa mereka yang melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki cenderung tidur lebih nyenyak dan memiliki durasi tidur yang lebih lama dibandingkan saat tidak berolahraga.
Kualitas tidur yang baik penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental serta membantu tubuh melakukan proses pemulihan secara optimal.
Cara membiasakan jalan kaki 30 menit setiap hari
Bagi sebagian orang, meluangkan waktu 30 menit untuk berolahraga mungkin terasa sulit. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memasukkan aktivitas jalan kaki ke dalam rutinitas harian.
Misalnya dengan menjadwalkan waktu berjalan kaki dalam agenda harian, memilih waktu saat energi tubuh sedang optimal, atau mendengarkan musik dan podcast agar aktivitas terasa lebih menyenangkan. Berjalan bersama teman juga dapat membantu menjaga motivasi.
Jika tidak memiliki waktu 30 menit sekaligus, aktivitas ini bisa dibagi menjadi beberapa sesi singkat sepanjang hari. Cara lain untuk menambah jumlah langkah harian adalah menggunakan tangga daripada lift, berjalan saat menelepon, atau memarkir kendaraan sedikit lebih jauh dari tujuan.
Bagi pemula, durasi 30 menit mungkin terasa cukup berat. Karena itu, mulailah dari waktu yang nyaman, bahkan jika hanya lima hingga 10 menit per hari. Setelah tubuh terbiasa, durasi dan intensitas dapat ditingkatkan secara bertahap. []
