November 27, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jumlahnya Meroket, Hong Kong Melaporkan Kasus Baru yang Didominasi Klaster Lokal

1 min read
Prime Banner

HONG KONG – Beberapa ahli sejak beberapa waktu belakangan berkali-kali mengingatkan di media, akan potensi kemunculan gelombang keempat pandemi COVID-19 di Hong Kong. Kekhawatiran para ahli tersebut didasarkan pada beberapa fakta.

Dan hari ini (20/11/2020), otoritas Hong Kong melalui CHP melaporkan telah menemukan 26 kasus baru dalam 24 jam belakangan.

Dalam keterangan persnya, Dr.Chuang Shuk-kwan dari Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) merinci, 26 kasus baru tersebut didominasi oleh klaster lokal, yakni sebanyak 21 kasus dan klaster impor 5 kasus.

Dari 21 klaster lokal, 12 kasus diantaranya diketahui tertular dari kasus-kasus sebelumnya. Sedangkan sisanya, 9 kasus tidak diketahui sumber penularannya.

Pada kasus impor, 5 kasus impor didapat dari seorang warga yang baru kembali dari Pakistan, seorang warga yang baru kembali dari Rumania, dua warga yang baru kembali dari India, serta seorang pilot yang baru terbang dari Amerika.

Hingga saat ini, jumlah keseluruhan kasus positif COVID-19 di Hong Kong telah mencapai jumlah 5.518 kasus dengan 107 kematian.

Sementara itu, di Indonesia, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memperbarui jumlah pasien konfirmasi positif terpapar virus corona atau COVID-19 di Indonesia pada hari ini, Jumat (20/11/2020).

Berdasarkan data yang diinformasikan dalam situs resmi Kementerian Kesehatan, penambahan kasus corona hari ini adalah sebanyak 4.792, sehingga totalnya kini menjadi 488.310 kasus.

Selain itu, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 3.940, sehingga akumulasinya menjadi 410.552. Sedangkan, pasien meninggal karena COVID-19 bertambah 78, maka totalnya kini 15.678 orang.

Sehari sebelumnya, Kamis, 19 November 2020, jumlah pasien positif corona di Indonesia telah mencapai 483.518 orang, kasus sembuh menjadi 406.612 orang, dan kasus meninggal kini adalah sebanyak 15.600 orang. []

Advertisement

Leave a Reply