Kabar Gembira! QRIS Indonesia Segera Bisa Dipakai Menjadi Alat Pembayaran yang Sah di Hong Kong
2 min read
JAKARTA – Kabar baik bagi traveler dan pekerja migran Indonesia! Setelah sukses digunakan di 6 negara, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) karya Bank Indonesia (BI) akan segera bisa digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di Hong Kong.
Kepastian ini datang setelah Bank Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Hong Kong Monetary Authority (HKMA) pada 24 September 2026 di sela Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026 di JCC Jakarta.
“Selain enam negara yang sudah terkoneksi, ada dua lagi yang sudah selesai tanda tangan kemarin, yaitu dengan Timor-Leste dan segera dengan Hong Kong Monetary Authority,” ujar Deputi Gubernur Senior BI, Aida S. Budiman, Sabtu (26/9/2026).
Kapan Bisa Dipakai di Hong Kong?
Meski MoU sudah diteken, QRIS belum bisa langsung dipakai hari ini. BI menetapkan timeline jelas:
1. Akhir 2026: Tahap _sandboxing_ atau uji coba terbatas. Tahap ini untuk menyamakan sistem teknis, keamanan, dan regulasi devisa antara BI-FAST dan sistem pembayaran Hong Kong.
2. Target 2027: Peluncuran penuh (Full Operation). Masyarakat Indonesia sudah bisa scan QR di merchant Hong Kong, dan sebaliknya turis Hong Kong bisa scan QRIS di Indonesia.
Dengan ini, total negara yang terhubung QRIS akan menjadi 8 negara, setelah sebelumnya sudah aktif di Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.
Kenapa Hong Kong Penting?
Hong Kong adalah hub keuangan dan tujuan favorit WNI. Data BI mencatat transaksi outbound WNI di 6 negara mitra saja sudah 4,32 juta transaksi senilai Rp 1,73 Triliun hingga Juli 2026. Kehadiran Hong Kong akan sangat membantu:
– Wisatawan: Tidak perlu lagi antri money changer dan kena kurs mahal.
– PMI / Pekerja Migran: Lebih mudah transaksi sehari-hari.
– UMKM: Produk Indonesia yang dijual di Hong Kong bisa dibayar turis dengan lebih mudah.
Cara Menggunakan QRIS Indonesia di Hong Kong (Saat Sudah Aktif 2027)
Caranya akan SAMA PERSIS seperti kamu pakai QRIS di Singapura atau Malaysia saat ini. Sangat mudah:
Syarat Wajib:
– Aplikasi mobile banking / e-wallet yang sudah support QRIS Cross Border (myBCA, BCA mobile, Livin’ by Mandiri, BRImo, BNI Mobile, GoPay, OVO, DANA, dll)
– Saldo Rupiah yang cukup
– Aktifkan fitur transaksi luar negeri di aplikasi bank mu
Langkah-langkah Pembayaran:
1. Cari Merchant dengan Logo QR
Di Hong Kong, cari stiker QR di kasir yang berlogo FPS (Faster Payment System) atau logo QRIS Cross Border. Biasanya ada di toko retail, restoran, dan MRT Shop.
2. Buka Aplikasi & Pilih Scan QRIS
Buka aplikasi bank/e-wallet kamu > Pilih menu “Bayar” > “Scan QR” / “QRIS”.
3. Scan & Cek Kurs Otomatis
Arahkan kamera ke QR merchant. Otomatis di layar akan muncul nominal dalam HKD dan konversinya ke Rupiah (IDR) secara real-time beserta kursnya. Contoh: HKD 50 = Rp 105.000
4. Konfirmasi & Masukkan PIN
Cek detail merchant dan nominalnya, lalu konfirmasi dengan PIN / Biometrik / OTP.
5. Transaksi Berhasil
Struk digital langsung keluar di HP. Saldo Rupiah kamu langsung terpotong. Tidak ada biaya tambahan money changer, hanya biaya kurs BI yang sangat kompetitif.
Tips Anti Gagal:
– Pastikan koneksi internet roaming / WiFi aktif saat scan.
– Selalu cek limit transaksi harian luar negeri di aplikasi bank mu. Naikkan dulu jika perlu.
– Simpan bukti transaksi untuk klaim jika diperlukan.
Dengan QRIS Cross Border, cukup bawa HP, liburan di Hong Kong jadi cashless dan anti ribet!
