September 17, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kejadian Lagi, PMI Kencingi Menu Masakan untuk Majikan Agar Disayang

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Entah sudah yang keberapa kalinya, perilaku mengencingi, mencampurkan darah menstruasi, maupun ulah-ulah tidak terpuji lainnya dengan tujuan agar disayang orang yang memakan makanannya terjadi.

Terkini, seorang majikan di Malaysia wadul di dunia maya, setelah memergoki PRTnya yang disebut berasal dari Indonesia Tengah sedang menuangkan air seni ke dalam panci berisi masakan untuk keluarga majikan.

Menukil Shin Cew, Majikan yang disebut bernama Sheila tersebut mengaku andaikan tidak melihat dengan mata kepala sendiri, mungkin dia tidak akan pernah mengetahui ulah tidak terpuji PRTnya.

Sheila menuturkan, saat peristiwa tersebut terungkap, dirinya sedang menunggu dibuatkan sup oleh PRTnya. Menurutnya, sup pesanannya tersebut tidak memerlukan waktu lama untuk memasaknya lantaran berbahan instan.

Merasa penasaran karena lama, Sheila akhirnya pergi ke dapur tempat dimana PRT tersebut memasak.

Tanpa disadari oleh PRT tersebut, Sheila yang terdiam melihat PRTnya keluar dari kamar mandi yang berada didekat dapur sembari membawa gelas tembus pandang yang berisi cairan seperti air teh.

Gelas tersebut dibawa ke dapur kemudian isinya dituangkan ke dalam sup pesanan Sheila.

Kaget, dan merasa janggal, Sheila buru-buru mendatangi PRTnya sembari merebut gelas yang isinya telah dituangkan. Saat dicium, meskipun isinya telah dituangkan, namun aroma pesing masih kuat tertinggal.

Tak ayal, Sheila langsung mencecar PRTnya berkaitan dengan apa yang telah dia lakukan. Dan setelah terpojok tidak mampu menghindar, PRT tersebut akhirnya mengakui kalau cairan dalam gelas tersebut adalah air kencingnya.

Kepada Sheila, PRT tersebut mengaku sengaja menuangkan air kencingnya agar disayang oleh keluarga majikan. PRT tersebut mengaku, ulah demikian merupakan ilmu warisan dari orang-orang dikampung halaman asalnya di Indonesia Tengah.

Tak menunggu waktu lama, saat itu juga, Sheila langsung memberhentikan PRTnya dan menyuruhnya keluar meninggalkan rumahnya untuk selama-lamanya. Sheila memberitahukan ulah PRTnya kepada agen tempat dimana dia bertemu dengan PRT tersebut. []

Advertisement
Advertisement