November 30, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kemenkes Klaim Sudah Menemukan Obat Gagal Ginjal Akut yang Selama Ini Menghantui Masyarakat

1 min read
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto Istimewa)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto Istimewa)

JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengklaim telah menemukan obat penyakit gangguan ginjal akut progresif atipikal (Acute Kidney Injury/AKI).

“Begitu kami tahu penyebabnya apa, toxic-nya apa, kami mencari obatnya untuk para balita yang masuk rumah sakit. Sudah ketemu obatnya, namanya Fomepizole [injeksi],” katanya dikutip dari YouTube Kemenkes, Jumat (21/10/2022).

Namun, kata Budi, obat tersebut saat ini belum tersedia di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah telah memesan obat Fomepizole yang didatangkan dari negara produsennya yaitu Singapura.

Budi mengatakan Fomepizole telah diuji coba kepada 10 pasien AKI yang sedang dirawat di RSCM. Reaksi Fomepizole memicu perbaikan gejala pasien, dan sebagian lainnya stabil.

“Jadi kami merasa lebih yakin bahwa obat ini efektif. Sekarang Pemerintah Indonesia mendatangkan lebih banyak lagi untuk pasien yang ada sekarang, karena kita sudah tahu penyebabnya apa, itu bisa diobati,” ujar dia.

Budi berharap proses uji coba bisa tuntas dalam waktu dekat sehingga bisa menjadi solusi terhadap penyakit yang memiliki tingkat kematian mencapai 55 persen ini.

“Jadi selain dicegah sumber penyakitnya, kami juga lakukan terapi dari sisi obat-obatan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mencatat hingga Jumat (21/10/2022) terdapat 241 anak terkena gagal ginjal akut. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya, yaitu 206 kasus pada Selasa (18/10/2022).[]

Advertisement
Advertisement