November 30, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Keren, Kini Indonesia dan Austria Punya Kesepakatan Kerjasama Pelatihan PMI

2 min read

JAKARTA – KementrIan Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indonesia dan Kementerian Federal Tenaga Kerja dan Ekonomi Austria menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) tentang Kerja Sama Pelatihan Berbasis Kerja.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, MoU ini merupakan payung bagi pengembangan kerja sama bidang ketenagakerjaan yang meliputi pelatihan vokasi, penyelenggaraan pemagangan di Austria, dan inisiasi kerangka kerja penempatan pekerja migran terampil dan profesional Indonesia ke Austria.

“Dalam pelaksanaanya kita akan mengirim sejumlah peserta magang setiap tahunnya dari Indonesia untuk melaksanakan program pemagangan di Austria. Adapun untuk jabatannya pada sektor teknologi informasi, hospitality (hotel/restoran), pertukangan, pengelasan, kelistrikan, mesin industri, garmen & pakaian, bisnis & manajemen, industri kreatif, pengolahan, dan pertanian,” ujar Ida Fauziyah dalam acara penandatanganan MoU di gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (10/11/2022).

Ida melanjutkan, selama ini Pemerintah Austria telah memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia. Bantuan ini diberikan dalam rangka peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor maritim melalui program “Development Maritime Vocational Training Center” atau BLK Maritim yang diselenggarakan di 3 lokasi, yaitu Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, BBPVP Serang dan BBPVP Makassar.

Adapun dalam kunjungan kali ini, Pemerintah Austria bersama dengan Kemnaker juga berkesempatan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi proyek “Development Maritime Vocational Training Center” di 3 lokasi balai latihan kerja tersebut.

“Program BLK Maritim ini bertujuan untuk mendukung program prioritas Presiden RI melalui penyiapan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kemaritiman yang diharapkan dapat mencetak tenaga kerja terampil yang akan bekerja di pelabuhan, galangan kapal, dan perhotelan. Adapun kejuruan yang dikembangkan dalam program ini adalah tourism hospitality, joinery, welding, electrical, marine engine, metal working, dan wood-glass fiber working,” tuturnya.

Selain itu, Kemnaker melalui Ditjen Binalavotas, telah mengajukan usulan kepada Pemerintah Austria untuk kegiatan “Enhancement Vocational Training Center” di BPVP Banyuwangi. Usulan proyek tersebut sedang dalam proses persetujuan Pemerintah Austria.

Lebih lanjut, Ida berharap, pertemuan ini dapat menjadi momentum baru bagi Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Austria untuk mengembangkan kerja sama.

“ Dan saling menguntungkan di bidang perluasan kesempatan kerja, melalui penempatan tenaga kerja atau pekerja migran terampil Indonesia di Austria,” tandasnya. []

Advertisement
Advertisement