June 13, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Keutamaan Berdoa Saat Keluar Rumah

2 min read

JAKARTA – Umat Islam disunahkan membaca doa dalam setiap aktivitas, sebagai bentuk tawakkal kepada Allah. Termasuk pada saat akan keluar rumah.

Hal tersebut untuk menjaga agar terhindari dari bahaya maupun kerugian.

Dikutip dari tirto.id dalam laman Jatim NU, salah satu yang disarankan adalah membaca basmalah dan berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala saat akan keluar rumah.

 

Doa Keluar Rumah

Islam mengajarkan umatnya untuk berdoa ketika bepergian atau keluar dari kediaman. Hal tersebut, tentunya dilakukan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Adapun doa yang dapat dibaca oleh seorang Muslim ketika keluar dari rumah sebagai berikut:

Bismillaahi tawakkaltu ‘alallaahi laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adzhiim.

Artinya:

“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.” (H.R Abu Daud dan Tirmidzi).

Dilansir dari Detik.com, orang yang tawakal mendapat lindungan dari Allah, termaktub dalam QS An Nahl ayat 99 yang berbunyi:

Artinya: “Sungguh, setan itu tidak akan berpengaruh terhadap orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan.”

 

Keutamaan Membaca Doa Keluar Rumah

Keutamaan membaca doa saat hendak keluar rumah berdasarkan Al-Qur’an surat At-Talaq ayat 3, Allah SWT berfirman:

Artinya: “Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”

Menurut buku Jangan Lelah Berdoa! karya Nasrudin Abd. Rohim, keutamaan doa keluar rumah juga dikisahkan dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah SAW pernah mengatakan keutamaan dari bacaan doa keluar rumah.

“Apabila seseorang keluar dari rumahnya, kemudian dia membaca doa, ‘Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah’, maka disampaikan kepadanya, ‘Kamu diberi petunjuk, dicukupkan kebutuhanmu, dan kamu dilindungi.’

Seketika itu setan-setan pun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada temannya, ‘Bagaimana mungkin kalian bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi?” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi). Wallahu a’lam. []

Advertisement
Advertisement